Lempar Botol, Gubernur Kalimantan Tengah Ditegur Keras oleh Komdis PSSI

Bagusthira Evan Pratama ยท Kamis, 07 November 2019 - 21:14 WIB
Lempar Botol, Gubernur Kalimantan Tengah Ditegur Keras oleh Komdis PSSI

Komisi Disiplin PSSI kembali mengeluarkan hukuman usai sidang pada Rabu (6/11/2019). (Foto: PSSI)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menyikapi kasus pelemparan botol ke dalam lapangan yang dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran. Usai menggelar rapat pada Rabu (6/11/2019) Komdis menyatakan bahwa Sugianto resmi bersalah.

Kejadian tersebut berlangsung saat Kalteng Putra menjamu Persib Bandung di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Jumat (1/11/2019) lalu. Video pelemparan botol itu sempat viral di berbagai media sosial.

Atas ulahnya tersebut, Sugianto Sabran mendapat teguran keras dari Komdis PSSI. Jika terjadi pengulangan, Komdis akan memberi hukuman lebih berat kepada yang bersangkutan.

"Dalam kasus ini, Sugianto Sabran dinilai melanggar pasal 55 junto pasal 8, junto pasal 12 Kode Disiplin PSSI dengan sanksi teguran keras. Apabila terjadi pengulangan terhadap pelanggaran maka hukumannya akan lebih berat," tulis pernyataan resmi PSSI.

Selain itu, ada empat keputusan berbeda yang dikeluarkan usai sidang Komdis. Berikut rinciannya;

1. Kalteng Putra dijatuhi sanksi denda Rp70 juta karena insiden pelemparan botol saat menjamu Persib Bandung di pekan ke-26 Liga 1.

2. Pemain Kalteng Putra, Patrich Wanggai denda Rp10 juta dan skorsing dua pertandingan karena dengan sengaja menendang lawan di laga kontra Persib.

3. Pemain Bali United, Willian Pacheco diskorsing satu pertandingan karena melakukan tindakan tidak sportif dalam duel kontra Persela Lamongan di pekan ke-26 Liga 1.

4. Komdis tidak melihat pelanggaran pada penundaan laga Persebaya Surabaya vs PSM Makassar di pekan ke-26 Liga 1, Sabtu (2/11/2019) lalu. Komdis menyerahkan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mengatur ulang jadwal pertandingan tersebut.

Editor : Bagusthira Evan Pratama