Liga 1 dan Liga 2 Bakal Dihentikan jika Virus Corona Tak Mereda

Reynaldi Hermawan ยท Sabtu, 28 Maret 2020 - 16:01 WIB
Liga 1 dan Liga 2 Bakal Dihentikan jika Virus Corona Tak Mereda

Ketum PSSI Mochamad Iriawan. (Foto: dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.idPSSI menangguhkan Liga 1 dan Liga 2 sampai 29 Mei akibat pandemi virus corona. Namun, kompetisi bisa saja dihentikan jika nantinya setelah tanggal tersebut situasi belum juga kondusif.

Saat ini liga terpaksa dihentikan sampai 29 Mei sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, Maklumat Kapolri, Surat Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), masukan dari Komite Eksekutif (Exco) serta kontestan Liga 1 dan Liga 2.

“Saya selaku ketum memutuskan, PSSI menetapkan bulan Maret, April, Mei dan Juni adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia. Maka status ini disebut keadaan kahar atau force majeure,” kata Ketum PSSI Mochamad Iriawan.

“Dengan ini saya menunda gelaran Liga 1 dan Liga 2 sampai 29 Mei. Apabila status force majeure tidak diperpanjang pemerintah, maka PSSI menginstruksikan PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi untuk melanjutkan liga mulai 1 Juli,” ujarnya.

Namun, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu juga mengungkapkan, jika nantinya kondisi masih belum kondusif sampai 29 Mei, PSSI akan menghentikan seluruh kompetisi Liga 1 dan Liga 2 demi kebaikan bersama.

“Kita semua harus berbesar hati. Ini adalah kondisi darurat yang melanda umat manusia di dunia. Mari kita saling bergandeng tangan, tanpa saling menyalahkan. Jika kita kompak dan bersatu, kita akan kuat, bersama melewati ujian ini. Amin,” jelas Iriawan.

Editor : Abdul Haris