Liga Indonesia Diklaim Paling Kompetitif di Asia Tenggara, Malaysia dan Thailand Minggir
Dia mengatakan sponsor dapat melihat kompetisi Indonesia sebagai liga dengan persaingan yang menarik. Penilaian itu juga bukan semata klaim dari pihak I.League, melainkan mengacu pada data AFC.
"Di situlah sebenarnya sponsor melihat, 'Wah, Indonesia ini competitiveness level-nya tinggi', dan itu datang dari AFC, bukan dari kami, data itu dari AFC," ujar Sadikin.
Daya tarik tersebut juga mulai terlihat dari kedatangan pemain dengan reputasi lebih tinggi ke kompetisi Indonesia. Sadikin menyebut pemain dari berbagai level kompetisi internasional mulai melihat Liga Indonesia sebagai salah satu tujuan karier.
"Buktinya banyak sekarang, banyak dibilang pemain-pemain yang main di sini ter-tier, dulunya, ya. Sekarang second tier atau first tier saja sudah ada yang melihat," pungkasnya.
Pernyataan Sadikin menempatkan tingkat persaingan sebagai salah satu modal penting Super League untuk berkembang. Persib memang mampu mencatat hattrick juara, tetapi perebutan posisi dan gelar pada musim terakhir tetap berlangsung hingga pekan terakhir.
Kondisi tersebut menjadi pembeda dengan kompetisi yang hanya didominasi satu atau beberapa klub dalam waktu panjang. Bagi I.League, persaingan yang lebih terbuka dapat menjadi nilai jual untuk menarik perhatian sponsor sekaligus pemain dengan kualitas lebih tinggi.
Dengan demikian, kompetitivitas tidak hanya menjadi ukuran kekuatan sebuah liga di lapangan. Bagi Liga Indonesia, aspek tersebut juga dipandang sebagai aset komersial untuk meningkatkan daya tarik kompetisi di kawasan Asia Tenggara.
Editor: Reynaldi Hermawan