Lionel Messi Kritik Petinggi Barcelona karena Kesalahan Berita Pemotongan Gaji

Reynaldi Hermawan ยท Selasa, 31 Maret 2020 - 06:23 WIB
Lionel Messi Kritik Petinggi Barcelona karena Kesalahan Berita Pemotongan Gaji

Lionel Messi. (Foto: As)

BARCELONA, iNews.id – Kapten Barcelona Lionel Messi turun tangan meluruskan kabar yang menyebutkan dia dan kawan-kawan menolak potong gaji di tengah pandemi virus corona. Pemain yang dijuluki La Pulga itu kecewa manajemen klub lambat dalam mengklarifikasi berita tersebut.

Beberapa klub Eropa memang memangkas upah kepada pemainnya di tengah krisis corona, termasuk Blaugrana. Klub Katalan itu memotong gaji Messi dan kawan-kawan sebesar 70 persen.

Kemudian kabar tersebut bergulir kalau rencana itu mendapat penolakan dari para pemain. Messi menegaskan kalau berita tersebut salah. Seluruh penggawa Barcelona dengan senang hati dipotong gajinya. Bahkan, mereka bersedia para staf klub tetap diberikan gaji penuh.

Hanya saja, negosiasi antara manajemen klub dengan pemain terkait pemotongan gaji awalnya memang sempat tidak menemui titik temu akibat formula yang dipakai petinggi Barcelona dinilai tidak pas.

Dari situ, timbul kabar kalau para pemain Blaugrana menolak pangkas gaji. Namun petinggi klub tidak memberikan penjelasan sama sekali ke publik sampai akhirnya Messi yang turun tangan.

“Banyak yang telah ditulis dan dibicarakan tentang tim utama Barcelona dalam hal gaji para pemain selama periode keadaan darurat ini. Kami mau mengklarifikasi, kalau pemain bersedia potong gaji dalam situasi seperti ini. Kami selalu ingin membantu klub ketika memang dibutuhkan,” tulis Messi di Instagram.

“Saya terkejut ketika ada orang-orang di klub yang membiarkan kami berada di bawah tekanan besar (pemberitaan penolakan gaji). Padahal kami selalu ingin membantu klub. Sebenarnya, perjanjian itu tertunda selama beberapa hari hanya karena kami sedang mencari formula membantu klub dan stafnya dalam masa-masa sulit seperti ini,” lanjut pernyataan itu.

Beberapa jam setelah Messi mengumumkan ke publik, pihak Barcelona akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi. Juara bertahan La Liga itu sepakat memotong upah para pemain berdasarakan Undang-Undang Perburuhan Spanyol (ERTE).

“Tim sepak bola akan mendapat pengurangan gaji lebih dari 70 persen dari yang semula disepakati klub. Pemotongan itu akan dialihkan untuk memberikan 100 persen gaji staf klub. Klub ingin menyampaikan terima kasih kepada semua atlet profesional atas implikasinya dalam situasi luar biasa yang disebabkan krisis kesehatan ini,” bunyi pernyataan klub.

Editor : Abdul Haris