Liverpool Terancam Angkat Trofi Liga Inggris Bukan di Anfield

Abdul Haris ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 21:00 WIB
Liverpool Terancam Angkat Trofi Liga Inggris Bukan di Anfield

Markas Liverpool, Stadion Anfield (Foto: This Is Anfield)

LIVERPOOL, iNews.id – Calon juara Liga Inggris Premier League Liverpool terancam tak bisa merayakan prosesi juara di Anfield, kandang mereka. Ini berkaitan dengan ketentuan Kepolisian Inggris yang ingin setidaknya enam laga, termasuk laga penentuan Liverpool, digelar di tempat netral. Tujuannya untuk menghindari datangnya suporter ke sekitar stadion.

Tentu ini jadi ganjalan saat pihak Premier League sudah memutuskan akan melanjutkan kompetisi sejak 17 Juni mendatang setelah tiga bulan ditangguhkan karena virus corona.

Mereka berharap bisa memainkan mayoritas pertandingan tanpa penonton secara kandang dan tandang di stadion klub masing-masing.

Namun, kepolisian khawatir suporter garis keras bakal melanggar aturan physical distancing dengan berkumpul di mana pun tim kesayangan mereka bermain.

Liverpool masih memuncaki klasemen dengan poin 82, unggul 25 angka dari Manchester City di urutan kedua. Artinya, The Reds butuh dua kemenangan lagi untuk bisa jadi juara untuk pertama kali dalam 30 tahun.

Selain Liverpool, sisa 92 pertandingan juga bakal menentukan siapa yang berhak melaju ke kompetisi Eropa, dan siapa yang harus terdegradasi. Dengan begitu, ada potensi sumber daya kepolisian akan ditarik jika pertandingan menghadirkan kerumunan suporter di luar lapangan.

Kepala kepolisian telah berbicara kepada Premier League beberapa pertandingan yang mereka anggap sangat rumit dan harus dimainkan di tempat netral, yakni Manchester City vs Liverpool, Manchester City vs Newcastle, Manchester United vs Sheffield United, Newcastle vs Liverpool, dan Everton vs Liverpool.

“Diskusi kami dengan Premier League selama proses ini telah positif, dengan fokus bersama pada prioritas kesehatan masyarakat,” kata Wakil Kepala Kepolisian Yorkshire Selatan, Mark Roberts, dikutip AFP.

“Karena itu kami telah mencapai konsensus yang menyeimbangkan kebutuhan sepak bola, sementara juga meminimalkan permintaan kepolisian,” ujarnya.

“Mayoritas pertandingan yang tersisa akan dimainkan, di kandang dan tandang sesuai jadwal, dengan sejumlah kecil pertandingan berlangsung di tempat netral, namun beberapanya belum disepakati,” tuturnya lagi.

Editor : Abdul Haris