Malaysia Vs Indonesia: Rusuh, 41 Suporter Sempat Ditahan Kepolisian

Abdul Haris ยท Rabu, 20 November 2019 - 12:59 WIB
Malaysia Vs Indonesia: Rusuh, 41 Suporter Sempat Ditahan Kepolisian

Fans bentrok selama pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Malaysia versus Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019) malam. (Foto: Bernama)

KUALA LUMPUR, iNews.id – Sebanyak 41 suporter sempat ditahan kepolisian menyusul keributan saat pertandingan Malaysia kontra Timnas Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019) malam.

Pada laga kelima Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G zona Asia itu, kedua suporter saling lempar suar dan botol.

Pada pertandingan Selasa malam kemarin, kedua kelompok suporter mulai saling lempar saat pertandingan dimulai pada laga yang berakhir dengan kemenangan tuan rumah 2-0 itu.

Namun, keributan lebih serius terjadi selepas pertandingan. Sekelompok suporter tuan rumah semakin bernafsu melempari fans Indonesia dengan suar, botol, dan benda lainnya di depan pintu masuk Stadion Bukit Jalil.

“Petugas keamanan menangkap 27 orang suporter Malaysia, dan 14 dari Indonesia,” ujar pejabat senior kepolisian Malaysia Mohamed Mokhsein Mohamed Zon kepada media, dikutip AFP.

Mereka segera dibebaskan setelah itu, namun polisi terus melakukan penyelidikan insiden tersebut.  

Para suporter Indonesia sempat tertahan beberapa jam di dalam stadion sampai pertikaian berakhir. Mereka baru bisa keluar setelah mendapat pengawalan polisi.

Insiden itu jadi sekuel perseteruan kedua suporter setelah Ultras Malaysia dilempari para fans Indonesia pada ajang yang sama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, September lalu.   

Bahkan, saat itu Menteri Olahraga Malaysia Syed Saddiq harus dievakuasi dari tribune penonton Malaysia ketika keributan terjadi. Di luar stadion kepolisian Indonesia juga sampai harus menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.

Atas kasus tersebut, FIFA memberi sanksi denda kepada PSSI senilai 45.000 dolar Amerika Serikat (Rp634 juta). Sanksi yang menambah derita Indonesia setelah kalah 2-3 di laga tersebut.


Editor : Abdul Haris