Man City Juara Carabao Cup, Siap Salip Arsenal di Liga Inggris?
Di sisi lain, Arsenal gagal meraih trofi pertama dalam enam tahun terakhir. Kekalahan ini memicu sorotan tajam terhadap keputusan Mikel Arteta.
Keputusan memainkan Kepa Arrizabalaga menggantikan David Raya menjadi titik krusial. Kepa gagal mengantisipasi umpan Rayan Cherki yang berujung gol pertama O'Reilly.
Selain itu, pendekatan taktis yang dinilai terlalu hati-hati juga mendapat kritik. Arsenal kembali kesulitan tampil maksimal di laga besar.
Meski begitu, Arteta meminta timnya segera bangkit dan menjadikan kekalahan ini sebagai motivasi.
“Kami harus melihat ini dengan perspektif yang tepat. Kami akan menggunakan kekecewaan ini dan semangat dari dalam diri untuk menjalani dua bulan terbaik yang pernah kami miliki bersama,” kata Arteta.
Dia menegaskan timnya siap merespons situasi sulit seperti sebelumnya.
“Sekarang kami harus melewati rasa sakit dan kekecewaan ini. Hal baiknya, kami punya pengalaman untuk bangkit dalam situasi seperti ini, dan saya yakin kami akan melakukannya lagi,” ujarnya.
Man City berharap trofi ini menjadi awal kebangkitan setelah musim sebelumnya tanpa gelar. Guardiola melihat potensi besar dalam skuad muda yang dibangun dalam 18 bulan terakhir.
Dia menilai kemenangan bisa mempercepat perkembangan tim, meski mengakui timnya belum mencapai level terbaik.
“Kami jauh lebih baik dibanding musim lalu, tetapi kami masih belum menjadi tim yang seharusnya. Itu butuh waktu,” kata Guardiola.
Editor: Abdul Haris