Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Usai Dipecat MU, Ruben Amorim Berpeluang Kembali Latih Klub Raksasa Eropa
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Bek MU Hadapi Rasa Sakit Akibat 20 Tahun di Lapangan, Kadang Pakai Kursi Roda

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:00:00 WIB
Mantan Bek MU Hadapi Rasa Sakit Akibat 20 Tahun di Lapangan, Kadang Pakai Kursi Roda
Legenda Manchester United (MU) Rio Ferdinand kaget saat masuk ke rumah Cristiano Ronaldo. Dia melihat langsung rahasia performa beringas CR7. (Foto: AS)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, mengungkapkan kadang dia harus menggunakan kursi roda akibat cedera yang menumpuk selama karier sepak bolanya. Kini berusia 47 tahun, Ferdinand menghadapi konsekuensi fisik dari bertahun-tahun bermain di posisi bek tengah yang keras dan menantang.

Ferdinand menikmati karier cemerlang bersama Manchester United dan Timnas Inggris, bermain hampir 600 pertandingan sebelum pensiun pada 2015. Prestasinya termasuk enam gelar Premier League dan satu gelar Liga Champions. Namun, semua prestasi itu dibayar mahal dengan cedera yang menumpuk.

Selama kariernya, Ferdinand dikenal sebagai pemain yang kuat secara fisik, berani menghadapi serangan lawan, dan kerap menjadi benteng terakhir pertahanan. Dia mengaku, di masa itu, sepak bola Inggris lebih keras, dan wasit sering menutup mata terhadap tekel keras dibandingkan era sekarang.

“Sudah lama saya mengalami masalah punggung. Saya punya cedera dari karier saya… Saya mengonsumsi obat dan suntikan selama enam tahun agar bisa bermain. Itu berdampak pada tubuh saya. Ada momen sakit punggung parah di mana saya harus beberapa hari di rumah sakit atau menggunakan kursi roda. Aneh, tapi itu datang tiba-tiba,” kata Ferdinand, dikutip dari Daily Mail.

Cedera punggung itu berulang sejak musim 2009/10, saat Ferdinand harus absen dua bulan dan 15 pertandingan. Masalah serupa sempat muncul sebelumnya, dan kini kembali menghantui meski dia sudah pensiun.

Untuk mengatasinya, Ferdinand rutin melakukan fisioterapi dan latihan dengan pendekatan holistik.

“Saya baru pertama kali kembali ke fisioterapis sejak pensiun. Dia melakukan banyak manipulasi, dan ada juga personal trainer saya di gedung yang sama. Jadi ada koordinasi antara latihan dan perawatan. Pendekatan ini membuat saya berharap bisa tetap fit,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut