Matangkan Persiapan, Persija Usung Misi Khusus di Kandang Persib
BANDUNG, iNews.id – Persija mengusung misi khusus saat bertandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk menghadapi Persib pada lanjutan Super League 2025-2026, Minggu (11/1/2026) pukul 15.30 WIB.
Macan Kemayoran datang ke Bandung dengan kepercayaan diri tinggi usai menyapu bersih dua laga kandang sebelumnya. Modal tersebut menjadi bekal penting sebelum menjalani salah satu laga paling menekan dan sarat gengsi di kompetisi domestik.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan laga kontra Persib menuntut persiapan detail dan fokus penuh. Menurut dia, pertandingan besar seperti ini kerap ditentukan oleh kesalahan kecil yang berujung fatal.
“Di minggu ini kami akan mulai mempelajari Persib. Kami sudah tahu kualitas tim Persib dan investasi besar yang mereka lakukan. Ada beberapa pemain tim nasional juga di sana,” ujar Mauricio, dikutip dari laman resmi klub.
Mauricio menilai Persib memiliki kekuatan komplet, baik dari sisi kualitas individu maupun kedalaman skuad. Bermain di kandang sendiri juga memberi keuntungan psikologis bagi Maung Bandung yang patut diwaspadai.
Meski demikian, Persija tidak berniat datang ke GBLA hanya untuk bertahan. Mauricio menegaskan timnya tetap membawa identitas permainan sendiri dengan target jelas.
“Dalam minggu ini kami akan mematangkan persiapan untuk melawan Persib. Tapi kami ke sana untuk bermain, melakukan skema main kami sendiri. Kami respek kepada lawan, respek kepada Persib, tapi kami punya objektif sendiri dan kami akan mengejar itu,” tuturnya.
Pertemuan Persija dan Persib kali ini memiliki arti strategis dalam persaingan papan atas. Kedua tim sama-sama berada di jalur perebutan posisi teratas klasemen, sehingga hasil laga berpotensi mengubah peta kompetisi.
Persija juga harus menghadapi kenyataan tampil dengan komposisi yang belum sepenuhnya ideal. Beberapa pemain inti dipastikan absen dan membatasi opsi rotasi.
Fabio Calonego dan Ryo Matsumura masih menjalani sanksi dari Komite Disiplin PSSI. Selain itu, Gustavo Almeida belum bisa diturunkan karena masih dalam tahap pemulihan cedera.
Situasi tersebut menuntut Persija mengandalkan kedalaman skuad dan disiplin kolektif. Mauricio dituntut meramu strategi efektif agar tim tetap kompetitif di tengah keterbatasan.
Bagi Persija, laga di GBLA bukan sekadar soal rivalitas klasik. Pertandingan ini menjadi ujian karakter, konsistensi, dan keseriusan Macan Kemayoran dalam menjaga momentum di Super League 2025-2026.
Editor: Abdul Haris