Mencekam! Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Koper Dijarah hingga Ofisial Dianiaya
Situasi semakin mengkhawatirkan ketika dua personel Persib, yakni Media Officer EPA Pandu Persada dan perwakilan Akademi Persib bernama Ridwan, terpisah dari rombongan di tengah kericuhan.
Keduanya sebelumnya berada di area toilet rest area dan berusaha kembali menuju bus. Namun, kondisi yang tidak kondusif serta banyaknya orang di sekitar lokasi membuat mereka kesulitan bergabung dengan anggota tim lainnya.
Di tengah situasi tersebut, bus Persib U-18 melanjutkan perjalanan lebih dahulu. Pandu dan Ridwan akhirnya tertinggal di Rest Area KM 360 Batang ketika kondisi keamanan belum sepenuhnya terkendali.
Pandu kemudian dilaporkan mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan sejumlah orang yang terlibat dalam penyerangan. Untuk menyelamatkan diri dari ancaman lanjutan, dia mencari perlindungan di sebuah tempat tambal ban di kawasan rest area.
Sementara itu, Ridwan berhasil meninggalkan lokasi dengan menumpang mobil milik orang tua salah satu pemain Persib U-18. Kondisi berbeda dialami Pandu yang masih membutuhkan bantuan untuk keluar dari lokasi dengan aman.