Miliarder Inggris Tertarik Akuisisi Hak Penamaan Camp Nou

Reynaldi Hermawan ยท Jumat, 24 April 2020 - 13:30:00 WIB
Miliarder Inggris Tertarik Akuisisi Hak Penamaan Camp Nou
Estadio Camp Nou (Foto: Insitual)

BARCELONA, iNews.id – Miliarder asal Inggris bernama Alki David tertarik mengakuisisi hak penamaan markas Barcelona, Estadio Camp Nou. Dia mengatakan, kesepakatan akan terjadi dalam waktu dekat ini.

Sebelumnya Barcelona menjual hak penamaan Camp Nou untuk pertama kalinya sejak 63 tahun. Uang hasil penjualan akan digunakan untuk mendanai proyek penelitian membasmi virus corona.

David yang memiliki harta kekayaan 2,6 miliar poundsterling atau sekitar Rp49,6 triliun tergiur menjalin kerja sama dengan Barcelona. Dia akan menjadikan salah satu dari nama perushaannya yakni FilmOn atau Swissx menjadi nama depan Estadio Camp Nou.

“Kedua perusahaan saya masuk akal untuk nama Camp Nou karena hubungan kami dengan olahraga. FilmOn TV memiliki beragam saluran olahraga,” kata David dikutip dari Daily Mail.

“Sementara Swissx, perusahaan kesehatan saya, telah merencanakan kejuaraan Swissx di Gstaad (Swiss). Kami juga akan menggelar Piala Swissx eFoil di Malibu. Swisxx Camp Nou tampaknya akan bagus,” ujarnya.

Pria berusia 51 tahun itu tak ingin menyebutkan nominal yang akan diajukan ke Barcelona. Namun dia memastikan nilai kontrak nanti lebih besar dari milik Manchester City dan Etihad yang berkisar 18 juta poundsterling (Rp343 miliar).

“Klub seperti City dan Tottenham Hotspur punya pemasukan yang besar dari stadion. Tapi Barcelona berada pada level yang berbeda. Kesepakatan dengan Camp Nou ini adalah cara lain untuk membantu. Penuh dengan semua energi yang diperjuangkan Barcelona,” tuturnya.

“Perusahaan kesehatan saya Swisxx telah bekerja keras dengan ahli virus top, termasuk Dr. Dorothy Bray dari Inggris, untuk mencari cara bagaimana kita dapat menghentikan penyebaran virus ini,” ucapnya.

David memang merupakan penggemar sepak bola dan hampir membeli Klub Inggris Coventry City pada 2007 lalu. Namun pembicaraan dengan direktur klub Geoffrey Robinson tak menemui titik terang. Pengusaha berdarah Nigeria itu juga punya bisnis ganja dengan juara tinju kelas berat, Mike Tyson.

Editor : Bagusthira Evan Pratama

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda