MU Sudah Putuskan Nasib Michael Carrick usai Gagal Menang Lawan Leeds
"Tidak mungkin Michael Carrick mengalami nasib yang sama, meskipun terdapat kemiripan yang mencolok," tulis Marshall, dikutip dari Caught Offside.
Menurut Marshall, respons para pemain menjadi faktor penting yang membedakan situasi Carrick dengan pendahulunya. Dia melihat skuad MU masih memberikan dukungan kepada sang pelatih meski hasil pertandingan belum memuaskan.
"Penampilan ini menunjukkan para pemain mendukung pelatih kepala mereka," tambah Marshall.
Dukungan tersebut menjadi modal berharga bagi Carrick setelah ruang ganti MU mendapat sorotan. Bek asal Argentina, Lisandro Martinez, sebelumnya melontarkan kritik terbuka terhadap petinggi klub di tengah situasi sulit yang dialami Setan Merah.
Penampilan MU melawan Leeds juga mendapat perhatian karena menunjukkan peningkatan kedisiplinan dan daya juang. Namun, menurut laporan Reuters, persoalan dalam penguasaan bola serta antisipasi situasi bola mati masih harus diperbaiki.
Carrick kini menghadapi ujian berikutnya saat MU dijadwalkan melawan Como di Liga Champions, Rabu (21/10/2026) malam WIB, kemudian Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris. Dua pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi dia untuk membuktikan perkembangan tim melalui hasil yang lebih baik.
INEOS dilaporkan memilih mengevaluasi Carrick berdasarkan perkembangan performa dalam beberapa pertandingan berikutnya. Meski belum ada rencana pemecatan dalam waktu dekat, posisi sang pelatih belum sepenuhnya aman apabila MU terus kesulitan meraih kemenangan.
Editor: Abdul Haris