Panas! Pep Guardiola dan Jurgen Klopp Saling Sindir, Bawa-Bawa MU
MANCHESTER, iNews.id – Pelatih Manchester City Pep Guardiola dan juru taktik Liverpool Jurgen Klopp saling sindir. Perkara bursa transfer jadi penyebab.
City baru saja membelanjakan uang yang cukup besar untuk mendatangkan Jack Grealish ke Etihad Stadium dari Aston Villa. Kabarnya The Citizens membelinya dengan harga 100 juta poundsterling atau setara Rp1,9 triliun.
Nominal tersebut merupakan pembelian termahal dalam sejarah Liga Inggris. Klopp kerap menyindir kebiasaan belanja besar-besaran City setiap tahunnya. Kupingnya makin panas setelah mendengar kabar sang rival membeli Grealish dengan harga fantastis.

Pakai Celana sang Kakek, Cucu Muhammad Ali Menang TKO di Ronde Pertama
“Kami boleh membelanjakan uang dari yang kami dapatkan (juara). Tapi mereka (City) jelas tidak memiliki batas,” ucap Klopp, dilansir dari Goal Internasional, Minggu (15/8/2021).
Kemudian Guardiola membalas sindiran Klopp tersebut. Dia menegaskan City sudah mengikuti aturan Financial Fair Play (FFP).
Fantastis! Cucu Muhammad Ali Butuh 1 Ronde untuk Menang TKO di Duel Debut
Mantan pelatih Barcelona itu menambahkan, bagi siapapun yang tidak senang dengan aktivitas belanja The Citizens bisa mengadu ke pengadilan. Guardiola juga menyeret Manchester United dalam ucapannya.
Hasil Sesi Pemanasan MotoGP Austria 2021: Quartararo Tercepat, Rossi Melempem
“Sebelumnya hanya ada satu atau dua klub. Sekarang ada Chelsea dengan (Roman) Abramovich dan klub kami dengan Sheikh Mansour. Mereka ingin membeli sepakbola. Apa masalahnya? Kami memiliki batasan untuk Financial Fair Play dan jika mereka tidak setuju (dengan pengeluaran Man City) mereka bisa pergi ke pengadilan dan membuat pernyataan,” kata Guardiola.

“Kami membeli Jack Grealish karena kami menjual (pemain) seharga 60 juta poundsterling. Jadi, pada akhirnya, kami menghabiskan 40 juta poundsterling. Kami benar-benar mengikuti aturan. Di klub kami, pemilik tentu tidak ingin kehilangan uang, tetapi mereka menginginkannya untuk dibelanjakan, jadi kami bisa melakukannya,” ujarnya.
“Bertahun-tahun yang lalu, ketika Manchester United memenangkan banyak gelar, itu karena mereka menghabiskan lebih banyak uang daripada klub lain. Apakah Anda ingat itu? Saat itu City tidak bisa melakukannya karena kami tidak ditangani pemilik sekarang,” ucapnya.
Editor: Reynaldi Hermawan