Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Laga Persija vs PSIM Pecahkan Rekor Penonton Super League 2025-2026, SUGBK Bergemuruh!
Advertisement . Scroll to see content

Pelatih Bali United Blak-blakan Sebut 5 Pemain Malut United yang Harus Diwaspadai 

Jumat, 15 Agustus 2025 - 07:00:00 WIB
Pelatih Bali United Blak-blakan Sebut 5 Pemain Malut United yang Harus Diwaspadai 
Pelatih Bali United, Johnny Jansen. (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

TERNATE, iNews.id – Pelatih Bali United, Johnny Jansen, blak-blakan menyebut ada lima pemain Malut United FC yang harus diwaspadai jelang duel pekan kedua Super League 2025-2026. Laga ini akan digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (15/8/2025) pukul 19.00 WIB, dan diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling panas di awal musim.

Nama-nama yang menjadi fokus perhatian Jansen adalah Ciro Alves, David da Silva, Tyronne del Pino, serta duet sayap Yakob Sayuri dan Yance Sayuri. Menurutnya, kelima pemain ini memiliki kualitas individu mumpuni yang dapat menjadi pembeda jalannya pertandingan.

Malut United sendiri tampil memukau di laga perdana Super League 2025-2026 dengan kemenangan 3-1 atas Dewa United. Performa impresif tersebut tidak lepas dari kontribusi para pemain anyar yang didatangkan pada bursa transfer musim ini, termasuk mantan bintang Persib Bandung seperti Ciro Alves, Tyronne del Pino, dan David da Silva. Kehadiran Gustavo Franca juga menambah daya gedor Laskar Kie Raha musim ini.

Selain itu, keberadaan Yakob dan Yance Sayuri di sektor sayap memberikan dimensi serangan yang berbahaya. Kecepatan dan kemampuan penetrasi keduanya menjadi salah satu senjata andalan Malut United dalam membongkar pertahanan lawan.

Jansen, yang pernah menangani klub Eredivisie PEC Zwolle, mengakui ancaman tersebut. Ia menegaskan anak asuhnya harus disiplin, terutama dalam mengantisipasi skema serangan balik cepat. 

“Ya, bisa dikatakan Ciro, David, Tyronne dan Sayuri bersaudara harus kami antisipasi terutama saat perubahan transisi dari mereka,” kata Jansen.

Menurutnya, Bali United tidak hanya harus fokus bertahan ketika kehilangan bola, tetapi juga memanfaatkan setiap penguasaan bola untuk membangun serangan yang efektif. 

“Ketika kami kehilangan bola tentu pertahanan akan kami perkuat, dan juga saat kami punya bola tentu akan membangun peluang ke gawang mereka untuk mencetak gol,” tambahnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut