Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss, Prancis Hadapi Maroko
Advertisement . Scroll to see content

Pelatih Mesir Bongkar Arti Gestur X di Laga Vs Argentina, Sindir Lionel Messi

Rabu, 08 Juli 2026 - 09:17:00 WIB
Pelatih Mesir Bongkar Arti Gestur X di Laga Vs Argentina, Sindir Lionel Messi
Hossam Hassan mengecam wasit dan FIFA usai Mesir kalah dramatis 2-3 dari Argentina (Foto: The Sun)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, Mesir juga sempat mengalami kekecewaan ketika satu gol dianulir akibat pelanggaran yang terjadi jauh sebelum Mostafa Ziko memasukkan bola ke gawang. Ziko akhirnya tetap mencetak gol beberapa menit kemudian, tetapi kubu Mesir tetap mempertanyakan sejumlah keputusan wasit.

Ketegangan memuncak pada masa tambahan waktu ketika pelatih Hossam Hassan menerima kartu kuning dari wasit asal Prancis, Francois Letexier. Saat berjalan menghampiri sang pengadil lapangan, Hassan memperagakan gestur huruf "X".

Letexier kemudian terlihat berbicara cukup lama dengan Hassan dan saudara kembarnya yang juga menjadi pelatih Mesir, Ibrahim Hassan. Ibrahim bahkan sempat berusaha menurunkan tangan Hassan sebelum memberikan gestur jempol kepada wasit. Pertandingan kemudian dilanjutkan hingga peluit panjang dibunyikan.

Gestur "X" selama ini dikenal sebagai sinyal yang umum digunakan untuk melaporkan dugaan tindakan rasisme. Meski begitu, belum ada kepastian apakah gestur Hassan memang ditujukan untuk melaporkan dugaan rasisme atau memiliki makna lain, mengingat reaksi bangku cadangan Mesir juga tidak memberikan penjelasan yang jelas.

Hossam Hassan Tuding Ada Ketidakadilan

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Hassan tidak menjelaskan secara langsung makna gestur tersebut. Dia justru melontarkan kritik tajam terhadap FIFA dan wasit Francois Letexier.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut