Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Liam Rosenior Blak-blakan usai Chelsea Dipermalukan PSG di Paris
Advertisement . Scroll to see content

Pep Guardiola Jadikan Kalimat Mistis Johan Cruyff di Final 1992 Sebagai Motivasi Kalahkan PSG

Rabu, 28 April 2021 - 12:08:00 WIB
Pep Guardiola Jadikan Kalimat Mistis Johan Cruyff di Final 1992 Sebagai Motivasi Kalahkan PSG
Pelatih Manchester City Pep Guardiola. (Foto: REUTERS)
Advertisement . Scroll to see content

Petuah-petuah Cruyff selalu teringat dan terbawa hingga kini dia menjadi pelatih. Tak jarang, petuah itu ia yakini menjadi semacam 'mantra' di setiap timnya menjalani laga berat hingga menjadi juara.

“Saya belajar dari Johan Cruyff, nikmati permainannya. Nikmati tanggung jawab. Nikmati tekanannya. Itu adalah elite,” kata Guardiola dikutip dari laman resmi klub.

“Kalimat mistis sebelum kami memainkan final di Wembley melawan Sampdoria pada tahun 1992. Dia berkata 'pergi keluar dan nikmati'. Saya tahu saya tidak akan mengatakan ini karena saya bukan Johan Cruyff,” ujarnya.

Namun, dia meminta para pemainnya rileks saat bertandingan. Dia berharap pemainnya mengganggap pertandingan semifinal itu layaknya hanya laga persahabatan.

“Itulah mengapa yang terbesar memenangkan kompetisi ini karena mereka bermain seperti pertandingan persahabatan. Itulah yang ingin saya lihat di tim saya,” ucap Guardiola

“Kami merasa terhormat menjadi salah satu dari empat tim terbaik musim ini dan itu harus dinikmati. Inilah yang ingin saya lihat pada pemain saya,” ujarnya.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut