Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Suporter Persija dan Persib Bentrok di Depok gegara Petasan 
Advertisement . Scroll to see content

Persija Dikalahkan Persib, Mauricio Souza Nilai El Clasico Indonesia Sangat Buruk

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:00:00 WIB
Persija Dikalahkan Persib, Mauricio Souza Nilai El Clasico Indonesia Sangat Buruk
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza (kedua kanan), berbicara dalam jumpa pers usai timnya melawan Persib Bandung di GBLA, Minggu (11/1/2026) sore. (Foto: iNews/Andika Rachmansyah)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Mauricio Souza meluapkan kekecewaan mendalam usai Persija Jakarta kalah tipis 0-1 dari Persib Bandung. Pelatih Persija itu menyebut laga pekan ke-17 Super League 2025-2026 berlangsung jauh dari kualitas sepak bola ideal.

Persija harus mengakui keunggulan Persib dalam duel panas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1/2026) sore. Gol cepat Beckham Putra Nugraha pada menit kelima menjadi pembeda dalam pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia tersebut.

Gol itu lahir dari kesalahan Bruno Tubarao yang gagal mengantisipasi bola. Situasi semakin berat bagi Persija setelah Tubarao menerima kartu merah pada menit ke-53 usai menginjak kaki Beckham Putra.

Meski bermain dengan 10 pemain, Macan Kemayoran tetap berusaha tampil menyerang. Persija mencoba menekan pertahanan Persib hingga menit akhir, namun tidak satu pun peluang berbuah gol penyama kedudukan.

Mauricio Souza tidak menutup rasa frustrasinya seusai laga. Dia menilai pertandingan tersebut berjalan sangat buruk dari sisi permainan maupun kualitas teknis.

“Bagi saya ini adalah pertandingan yang sangat buruk. Sangat buruk, baik secara teknis maupun taktis,” kata pelatih asal Brasil itu dalam konferensi pers usai pertandingan, Minggu (11/1/2026).


Kritik Tajam Mauricio Souza

Mauricio Souza menyebut laga tersebut tidak memberi tontonan menarik bagi pencinta sepak bola. Menurut dia, kedua tim gagal membangun permainan yang layak disaksikan.

“Siapa pun yang menyukai sepak bola dan datang ke sini untuk menonton pertandingan hari ini hampir tidak melihat sepak bola. Kedua tim hampir tidak mampu membangun apa pun. Secara teknis ada beberapa pemain bagus di lapangan. Namun secara keseluruhan, level teknis pertandingan ini sangat rendah,” ujarnya.

Pelatih Persija itu juga menyinggung pendekatan permainan Persib. Souza menilai tim tuan rumah lebih banyak mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat.

“Kami sudah tahu Persib Bandung adalah tim yang bertahan dengan baik, tetapi mereka hanya mencoba bermain melalui serangan balik. Mereka juga hampir tidak membangun apa pun,” papar Mauricio.

Sang arsitek kembali menegaskan hasil pertandingan ditentukan oleh kesalahan individu dari timnya sendiri. Dia menyayangkan momen tersebut terjadi dalam laga sepenting ini.

“Dan kami kalah dalam pertandingan ini karena dua kesalahan individu. Itu adalah analisis pertandingan saya. Sangat buruk,” tegasnya.

Kekalahan ini membuat Persija tertahan di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 35 poin. Sementara Persib memanfaatkan kemenangan untuk merebut puncak klasemen.

Tambahan tiga poin mengantar Persib Bandung mengoleksi 38 poin dan memastikan status juara paruh musim Super League 2025-2026, unggul satu angka atas Borneo FC di posisi kedua.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut