Persija Terancam Pengurangan Poin, Shin Tae-yong Bongkar Regulasi FIFA
DEPOK, iNews.id - Persija Jakarta menjadi sorotan setelah muncul isu pengurangan poin akibat kerusuhan suporter. Pelatih Persija, Shin Tae-yong, menilai sanksi tersebut perlu merujuk pada regulasi yang berlaku dan menjelaskan pengurangan poin dalam aturan FIFA umumnya berkaitan dengan pelanggaran tertentu, seperti manipulasi pertandingan.
Isu sanksi itu mencuat setelah dua insiden yang melibatkan suporter terjadi dalam waktu berdekatan. Peristiwa pertama berupa penyerangan bus tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung oleh oknum suporter Persija, The Jakmania, di rest area tol Batang, Jawa Tengah.
Insiden lainnya terjadi dalam pertandingan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium (BIS), Serang, akhir pekan lalu. Kericuhan antarsuporter dalam laga tersebut turut menjadi perhatian publik dan memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan sanksi bagi klub.
Shin Tae-yong menilai wacana pengurangan poin untuk Persija perlu dikaji berdasarkan ketentuan yang menjadi landasan hukuman. Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, pengurangan poin bukan sanksi yang lazim diterapkan untuk setiap kasus pelanggaran yang melibatkan suporter.
"Sepengetahuan saya, berdasarkan regulasi FIFA, pengurangan poin biasanya berkaitan dengan pelanggaran tertentu, seperti manipulasi pertandingan (match fixing). Sementara itu, apabila masalahnya berkaitan dengan tindakan suporter, penanganannya bisa berbeda," kata Shin Tae-yong di Depok, Selasa (20/10/2026).