Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Super League: Persija Balik ke Puncak Klasemen usai Bantai Arema FC 5-1
Advertisement . Scroll to see content

Persijap Jepara Terpuruk di Dasar Klasemen, Juan Cortes Kembali Jadi Pelatih usai 6 Kekalahan Beruntun!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00:00 WIB
Persijap Jepara Terpuruk di Dasar Klasemen, Juan Cortes Kembali Jadi Pelatih usai 6 Kekalahan Beruntun!
Persijap Jepara kembali menunjuk Juan Cortes sebagai pelatih kepala. (Foto: I.League)
Advertisement . Scroll to see content

JEPARA, iNews.id – Persijap Jepara mengambil langkah penting di tengah keterpurukan pada Super League 2026-2027. Laskar Kalinyamat kembali menunjuk Juan Cortes sebagai pelatih kepala setelah menelan enam kekalahan beruntun dan terbenam di dasar klasemen tanpa satu pun poin.

Keputusan tersebut diumumkan manajemen Persijap pada Rabu (21/10/2026) malam. Juan Cortes yang sebelumnya menjabat direktur teknik kini dipercaya kembali memimpin tim dari pinggir lapangan untuk menghadapi persaingan kompetisi yang semakin berat.

Pergantian ini menambah dinamika kursi kepelatihan Persijap pada awal musim. Sebelumnya, klub asal Jepara itu berpisah dengan Mario Lemos dan sempat menyerahkan kendali tim kepada pelatih sementara, Antonio Claudio.

Kini, manajemen memilih mengandalkan sosok yang sudah memahami kondisi internal klub. Juan Cortes diharapkan mampu menjaga stabilitas sekaligus membangun kembali soliditas tim setelah rentetan hasil mengecewakan.

Penunjukan tersebut berlangsung hanya sehari setelah Persijap kembali gagal meraih poin. Laskar Kalinyamat takluk 0-2 dari Dewa United Banten FC di Banten International Stadium, Serang, Selasa (20/10/2026) malam.

Kekalahan itu memperpanjang catatan buruk Persijap menjadi enam pertandingan tanpa kemenangan maupun hasil imbang. Mereka pun harus menerima kenyataan menempati peringkat ke-18 klasemen sementara dengan koleksi nol poin.

Juan Cortes Kembali, Persijap Pilih Sosok yang Pahami Tim

Manajemen Persijap menjelaskan keputusan mengembalikan Juan Cortes ke kursi pelatih kepala merupakan bagian dari upaya mempertahankan kesinambungan tim.

Klub tidak ingin perubahan kepemimpinan teknis mengganggu proses yang sudah berjalan. Apalagi, kompetisi masih panjang dan Persijap membutuhkan stabilitas untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

"Kembalinya Juan Cortes ke posisi pelatih kepala menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan perjalanan Persijap di tengah kompetisi yang masih panjang. Dengan pemahamannya terhadap karakter pemain, dinamika internal, serta perkembangan tim, Juan diharapkan mampu menjaga soliditas skuad dan memastikan seluruh elemen tim tetap fokus menghadapi pertandingan demi pertandingan," demikian keterangan resmi manajemen Persijap.

Pengalaman Juan Cortes sebagai direktur teknik menjadi salah satu pertimbangan manajemen. Dia dinilai telah mengenal karakter pemain, perkembangan skuad, serta situasi internal yang sedang dihadapi Laskar Kalinyamat.

Karena itu, Persijap tidak memandang penunjukan Juan sebagai awal dari proses baru. Manajemen justru menempatkan perubahan tugas tersebut sebagai kelanjutan dari program yang telah dibangun sebelumnya.

Pendekatan ini diharapkan dapat membantu Persijap menjaga komunikasi antara pemain, jajaran pelatih, dan manajemen. Koordinasi internal menjadi perhatian agar seluruh anggota tim tetap memiliki fokus yang sama selama kompetisi berlangsung.

Manajemen juga menegaskan pentingnya dukungan seluruh elemen klub. Para pemain, staf pelatih, pengurus, hingga suporter diharapkan menjaga kebersamaan untuk menghadapi tantangan sepanjang musim.

Enam Kali Kalah, Persijap Belum Raih Satu Poin

Juan Cortes kembali menangani Persijap dalam situasi yang tidak mudah. Laskar Kalinyamat masih kesulitan bersaing setelah menjalani enam pertandingan di Super League 2026-2027.

Dari seluruh laga tersebut, Persijap selalu menelan kekalahan. Catatan enam kekalahan beruntun membuat klub belum berhasil mengumpulkan poin hingga pertandingan terakhir melawan Dewa United.

Kekalahan 0-2 di Serang menjadi hasil terbaru yang memperburuk posisi Persijap. Tim asal Jawa Tengah tersebut kini berada di urutan ke-18 atau posisi terbawah klasemen sementara.

Situasi itu membuat tugas Juan Cortes semakin menantang. Dia harus memimpin tim yang sedang berusaha menghentikan tren negatif sekaligus mencari poin pertama musim ini.

Meski demikian, manajemen memilih mempertahankan kesinambungan program daripada memulai perubahan menyeluruh. Pemahaman Juan terhadap kondisi tim diharapkan membantu Persijap menghadapi pertandingan berikutnya dengan persiapan lebih baik.

Dengan kompetisi yang masih panjang, Persijap mempunyai kesempatan memperbaiki hasil. Namun, Laskar Kalinyamat harus segera menemukan cara untuk keluar dari rentetan kekalahan jika ingin meninggalkan dasar klasemen Super League 2026-2027.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut