Pesta Juara PSG Berubah Mencekam: 1 Tewas, Remaja 17 Tahun Koma Kena Tusuk
Jalan lingkar Paris beberapa kali lumpuh akibat massa pendukung. Meski begitu, pengendara motor, skuter, dan moped tetap melaju dengan kecepatan tinggi, memperburuk situasi keamanan.
Komentar Mengejutkan Luis Enrique usai Bawa PSG Juara Back-to-Back Liga Champions, Langsung Bidik Hattrick Gelar
Di sejumlah titik lain di Paris, penjarahan toko terjadi, bangunan dibakar, kembang api diarahkan ke petugas, dan jalan-jalan utama sempat terhenti total. Sedikitnya tujuh polisi mengalami luka serius, termasuk satu petugas di Agen, Prancis barat daya, yang kepalanya retak akibat terjatuh.
Kerusuhan tidak hanya melanda Paris. Gangguan keamanan juga dilaporkan di Rennes, Strasbourg, dan Grenoble. Polisi antihuru-hara menggunakan gas air mata dan pentungan di wilayah Paris Raya, dengan sekitar 8.000 personel dikerahkan sepanjang malam.
PSG Juara Liga Champions 2025-2026 usai Bungkam Arsenal via Adu Penalti
Polisi Prancis menahan 780 orang yang terlibat bentrokan. Menteri Dalam Negeri Laurent Nuez mengungkap 57 petugas terluka, sebagian besar dengan cedera ringan. Sekitar 2.000 orang dihentikan dan digeledah, dengan senjata potensial seperti tongkat dan pisau disita.
Sebagian besar penangkapan terjadi di sekitar Parc des Princes, markas Paris Saint-Germain, tempat ribuan fans menonton laga final lewat layar raksasa. Keributan juga pecah setelah Arsenal kalah adu penalti di Budapest, memicu bentrokan antara pendukung PSG dan kelompok rival.
Link Live Streaming PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025-2026, Saksikan dengan Motorola Signature
Di distrik ke-8 Paris, massa sempat mencoba menyerang kantor polisi utama sebelum akhirnya dipukul mundur. Beberapa pendukung PSG bahkan memanjat perancah bangunan di sekitar Rue de Rivoli, salah satu kawasan perbelanjaan utama kota.