Profil Presiden Angola yang Foto Bareng Lionel Messi Bikin Heboh, Ternyata Begini Sosok Aslinya!
Pada 2017, João Lourenço terpilih sebagai presiden melalui pemilu nasional. Ia kemudian dilantik secara resmi dan memulai masa pemerintahannya dengan agenda besar perubahan. Slogan kampanyenya saat itu menggambarkan visi yang ia bawa: memperbaiki hal-hal yang sudah baik dan mengoreksi berbagai persoalan lama yang menghambat kemajuan Angola.
Salah satu fokus utama dalam kepemimpinannya adalah pemberantasan korupsi. Lourenço dikenal berani mengambil langkah yang sebelumnya jarang dilakukan pemerintahan Angola, termasuk menertibkan praktik-praktik koruptif di perusahaan negara serta melakukan penataan ulang terhadap institusi ekonomi yang lama dianggap tidak efektif.
Selain isu korupsi, ia juga mendorong privatisasi sejumlah perusahaan milik negara guna meningkatkan efisiensi serta menarik minat investor asing. Dalam beberapa pidatonya, Lourenço menekankan pentingnya membangun Angola yang lebih transparan, berdaya saing, dan terbuka terhadap investasi global. Ia juga berupaya memperluas sektor ekonomi agar Angola tidak terlalu bergantung pada minyak.
Pengakuan Internasional dan Peran Diplomatik
Kepemimpinan Lourenço mendapatkan perhatian luas dari komunitas internasional. Ia dipercaya memegang sejumlah posisi penting dalam organisasi dan forum internasional, termasuk sebagai Ketua Uni Afrika periode 2025. Pemilihan ini menunjukkan bahwa reputasinya sebagai pemimpin moderat dan reformis diakui oleh negara-negara Afrika.
Ia juga beberapa kali menerima penghargaan internasional atas kontribusinya dalam bidang energi, keamanan, dan diplomasi. Penghargaan tersebut mencerminkan perubahan citra Angola dalam beberapa tahun terakhir—dari negara yang sempat dipandang stagnan, menjadi negara yang mulai menata ulang struktur ekonominya dan tampil lebih aktif dalam kerja sama internasional.