PSIM Yogyakarta Terpuruk di Zona Degradasi! Van Gastel Buka Suara soal Nasib Laskar Mataram
Van Gastel menegaskan evaluasi terus dilakukan untuk menemukan solusi atas penampilan buruk PSIM. Dia ingin para pemain memperbaiki kekurangan sekaligus mempertahankan aspek permainan yang sudah berjalan baik.
“Saya memikirkan bagaimana kami memperbaiki diri setiap hari. Saya terus mengevaluasi apa yang sudah kami lakukan dengan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki,” tutur Van Gastel.
Pertandingan melawan PSM Makassar menjadi kesempatan penting bagi PSIM untuk memutus tren tanpa kemenangan. Tambahan tiga poin akan sangat berarti bagi Laskar Mataram yang sedang berusaha keluar dari zona degradasi.
Selain memperbaiki posisi klasemen, kemenangan juga dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain setelah menelan tiga kekalahan beruntun. Terlebih, PSIM masih memiliki pekerjaan rumah besar setelah kebobolan empat gol tanpa balas ketika menghadapi Persija.
Van Gastel memastikan seluruh elemen tim memahami urgensi untuk segera mengamankan poin. Dia menegaskan tanggung jawab memperbaiki situasi bukan hanya berada di tangan pemain, tetapi juga menjadi tugas bersama jajaran pelatih dan staf.
“Tentu saja kami ingin mendapat poin sesegera mungkin. Dan kami sadar situasi ini, baik para pemain, staf, maupun saya sendiri. Kami tahu bahwa kami harus segera mendapat poin,” tandasnya.
Kini, PSIM menghadapi ujian penting di Stadion Sultan Agung. Laga melawan PSM Makassar menjadi peluang bagi Van Gastel dan anak asuhnya untuk mengakhiri periode sulit sekaligus memberikan kemenangan perdana yang sangat dinantikan suporter Laskar Mataram.
Editor: Abdul Haris