Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komentar Mengejutkan Shin Tae-yong soal Gol Rizky Ridho yang Masuk Puskas Award
Advertisement . Scroll to see content

PSSI Stop Naturalisasi jelang Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Rabu, 10 September 2025 - 09:00:00 WIB
PSSI Stop Naturalisasi jelang Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (tengah), menegaskan proses naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia resmi dihentikan jelang round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Foto: iNews/Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan proses naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia resmi dihentikan jelang round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dia memastikan Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans menjadi nama terakhir yang dinaturalisasi untuk memperkuat Garuda.

Keputusan ini diambil setelah skuad Merah Putih memiliki komposisi lengkap dengan perpaduan pemain lokal dan diaspora. Zijlstra dan Jonathans bergabung melalui jalur keturunan kakek-nenek, sementara Adrian Wibowo yang juga baru debut adalah putra dari WNI asal Surabaya yang menetap di Amerika Serikat.

“Saya rasa untuk penambahan pemain sudah tidak ada lagi,” tegas Erick Thohir saat ditemui di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Erick menjelaskan, Indonesia kini punya deretan pemain diaspora dari berbagai negara. Marten Paes dan Adrian Wibowo datang dari Amerika Serikat, Jay Idzes dan Emil Audero Mulyadi mewakili Italia, sementara dari Belanda dan Spanyol juga sudah ada kontribusi. Menurutnya, skuad Garuda saat ini sudah “tebal” dengan kualitas yang merata di setiap lini.

“Diaspora dari Belanda sudah ada, dari Amerika sudah ada, dari Italia sudah ada, dari Spanyol juga ada. Dari liga pun banyak sekali pemain yang diberi kesempatan untuk main hari ini,” jelas Erick.

Dengan komposisi tersebut, PSSI kini lebih fokus memaksimalkan potensi yang ada. Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan digelar Oktober mendatang, dan Indonesia langsung ditantang dua lawan kuat: Arab Saudi pada 8 Oktober, lalu Irak pada 11 Oktober.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut