Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bursa Transfer Tutup, MU Masih Bisa Datangkan 5 Pemain Termasuk Dua Mantan Real Madrid
Advertisement . Scroll to see content

Ramalan Zlatan Ibrahimovic Salah Besar! 2 Bintang MU Redup Tak Sesuai Prediksi

Rabu, 02 September 2026 - 15:00:00 WIB
Ramalan Zlatan Ibrahimovic Salah Besar! 2 Bintang MU Redup Tak Sesuai Prediksi
Zlatan Ibrahimovic pernah memprediksi dua pemain jadi bintang di MU. Tapi prediksinya salah besar. (Foto: Football Italia)
Advertisement . Scroll to see content

MANCHESTER, iNews.id - Zlatan Ibrahimovic pernah meminta Manchester United (MU) membangun masa depan klub di sekitar Paul Pogba dan Marcus Rashford. Tetapi perjalanan kedua pemain itu di Old Trafford justru jauh dari prediksi sang legenda Swedia.

Ibrahimovic bergabung dengan Manchester United sebagai pemain bebas transfer pada Juli 2016. Saat itu, dia sudah berusia 35 tahun dan menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di skuad yang turut dihuni sejumlah pemain muda.

Meski hanya menjalani dua musim bersama Manchester United, Ibrahimovic meninggalkan jejak kuat di Old Trafford. Dia membantu klub meraih trofi Piala Liga Inggris 2017 setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 3-2 atas Southampton pada partai final.

Secara keseluruhan, Ibrahimovic mencatat 29 gol dan 10 assist dalam 53 penampilan bersama Manchester United di semua kompetisi. Penampilan gemilangnya pada final Piala Liga membuat dia dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.

Karakter Ibrahimovic yang sangat percaya diri juga membuat setiap pernyataannya selalu menjadi sorotan. Legenda sepak bola Swedia itu bahkan pernah menyebut dirinya sebagai "tuhan" ketika masih aktif bermain.

Di tengah skuad Manchester United saat itu, ada dua pemain muda yang mendapat perhatian khusus dari Ibrahimovic. Mereka adalah Pogba dan Rashford. Sang striker veteran melihat keduanya memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dari masa depan klub.

Pogba dan Rashford Tak Sesuai Ramalan Zlatan

Khusus untuk Pogba, Ibrahimovic memberikan penilaian sangat tinggi. Dia melihat gelandang asal Prancis tersebut punya kemampuan untuk menjadi pemain terbaik dunia di posisinya.

“Saya pikir Paul Pogba memiliki potensi menjadi pemain terbaik di dunia di posisinya. Dia orang yang baik, berlatih keras, mendengarkan, ingin menjadi lebih baik, ingin menang. Dia ingin tampil di setiap pertandingan. Hal-hal yang terjadi di luar lapangan tidak terlalu mengganggunya karena ketika Anda berada di level itu, semua orang akan berbicara. Positif, negatif, atau di antaranya, semua orang," kata Ibrahimovic dikutip dari Give Me Sport.

Pernyataan itu terasa semakin menarik jika melihat perjalanan Pogba setelah Ibrahimovic meninggalkan Manchester United. Pogba kembali ke Old Trafford pada musim panas 2016, bersamaan dengan kedatangan Ibrahimovic, melalui transfer senilai 85 juta poundsterling sekitar Rp2,04 triliun.

Namun, periode kedua Pogba bersama Manchester United tidak berjalan sesuai harapan. Kariernya di Old Trafford diwarnai kontroversi, persoalan mengenai komitmen serta masalah kebugaran yang berulang.

Alih-alih berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia seperti prediksi Ibrahimovic, Pogba akhirnya meninggalkan Manchester United pada Juli 2022. Kemampuan luar biasanya memang beberapa kali terlihat, tetapi dia gagal menunjukkan konsistensi sepanjang kariernya bersama klub.

Rashford juga mendapat penilaian tinggi dari Ibrahimovic. Saat itu, striker Swedia tersebut melihat pemain jebolan akademi Carrington tersebut sebagai sosok yang berpotensi menjadi ikon Manchester United.

“Rashford adalah masa depan Manchester United. Pada awalnya, saya melihat dia lebih sebagai pemain individu, sekarang dia lebih banyak bermain untuk tim. Dia menggunakan kualitasnya lebih banyak untuk tim, bukan hanya untuk dirinya sendiri," ujarnya.

Ketika Ibrahimovic menyampaikan penilaian tersebut, Rashford memang sedang menikmati perkembangan karier yang stabil. Penyerang Inggris itu mulai mendapatkan tanggung jawab lebih besar sebagai salah satu pemain utama Manchester United.

Banyak pihak kemudian memperkirakan Rashford akan menghabiskan seluruh karier seniornya bersama klub masa kecilnya. Namun, perjalanan pemain tersebut justru berubah drastis dalam beberapa tahun berikutnya.

Rashford memang sempat menunjukkan performa luar biasa pada musim 2022-2023 dengan mencetak 30 gol. Dia juga berhasil masuk 15 besar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Manchester United.

Namun, performanya tidak selalu konsisten. Kedatangan Ruben Amorim sebagai pelatih pada November 2024 bahkan hampir mengakhiri karier Rashford di Old Trafford.

Rashford kemudian menjalani masa peminjaman ke Aston Villa sebelum melanjutkan perjalanan ke Barcelona. Setelah itu, dia kembali ke Manchester United pada musim panas 2026.

Kini, situasinya kembali berubah. Amorim sudah tidak lagi menjadi pelatih Manchester United dan Michael Carrick mengambil alih kendali tim.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi Rashford untuk menghidupkan kembali kariernya bersama Manchester United. Meski begitu, perjalanan Pogba dan Rashford sejauh ini menunjukkan ramalan besar Ibrahimovic belum sepenuhnya menjadi kenyataan.

Dua pemain yang pernah dia anggap sebagai fondasi masa depan Manchester United justru menjalani karier yang penuh lika-liku. Pogba pergi tanpa pernah mencapai level yang diprediksi, sedangkan Rashford masih berusaha menemukan kembali konsistensi yang pernah membuatnya dianggap sebagai calon ikon Old Trafford.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut