Real Madrid Gagal Juara Piala Super Spanyol, Xabi Alonso Bongkar Detik Paling Menyakitkan
Alonso memberi pujian khusus kepada Vinicius Junior yang tampil menonjol sepanjang pertandingan dan menjadi ancaman utama pertahanan Barcelona.
“Vinicius bermain sangat baik sampai menit ke-85. Dia meminta diganti karena kelelahan, kelembapan sangat tinggi. Dia tampil eksplosif, golnya spektakuler, dan sangat berbahaya di sisi sayapnya,” tutur Alonso.
Pelatih berusia 43 tahun itu juga menegaskan masih ada sisi positif yang bisa diambil Madrid untuk sisa musim, terutama saat sejumlah pemain pulih dari cedera.
“Kami tidak puas dengan hasil ini, tapi ada hal positif untuk musim ini. Sekarang fokus utama mengembalikan pemain dari cedera, itu paling krusial saat ini,” lanjutnya.
Terkait Kylian Mbappe, Alonso mengungkap rencana awal yang tidak berjalan sesuai harapan. Penyerang asal Prancis tersebut masuk pada menit ke-76, namun gagal memberi dampak signifikan.
“Kylian sebenarnya akan masuk tepat sebelum kami kebobolan gol ketiga. Kami ingin ketidakseimbangan, ancaman, memanfaatkannya di antara lini dan ruang kosong. Dia memberi itu, tapi datang sedikit terlambat,” jelas Alonso.
Dia menutup dengan nada penyesalan karena situasi pertandingan sudah tidak ideal saat Mbappe masuk. “Sangat disayangkan kami sudah tertinggal di papan skor, tapi kami ingin menekan dengan dia di lini depan,” tutup Alonso.
Editor: Reynaldi Hermawan