Saya Menyingkirkan Hal-Hal yang Berpotensi Jadi Drama dalam Tim
Skuad sekarang disebut sebagai generasi emas Belgia. Banyak sekali pemain Anda yang menjadi andalan di klub besar Eropa.
Ya, kami mempunyai pemain-pemain bintang. Tapi, di sini tugas mereka sama, yakni bekerja keras untuk sesuatu yang sudah kami ketahui tujuannya. Di Piala Dunia, nama besar dan reputasi tidak ada artinya, yang penting hasil di lapangan.
Kami sampai di sini dengan usaha luar biasa pada babak kualifikasi (Belgia adalah tim dari Benua Biru pertama yang mengamankan tempat di Rusia. Vincent Kompany dkk tak terkalahkan dan melesakkan 43 gol dengan memenangkan seluruh laga, kecuali satu yang berakhir imbang).
Anda didampingi Thierry Henry (sebagai asisten pelatih bersama Graeme Jones). Bagaimana dampak dia untuk tim?
Dampak Henry di tim sungguh nyata. Saya senang para pemain memiliki role model yang positif. Dia memiliki pendekatan yang amat baik dengan pemain.
Banyak kejutan terjadi di Piala Dunia, termasuk tim besar yang kesulitan meraih kemenangan. Menurut Anda?
Teknologi. Itu sangat membantu. Tim besar kesulitan karena lawannya bisa mempelajari kekuatan mereka dengan memanfaatkan teknologi. Lolosnya Islandia sebagai salah satu contoh. Penelitian mereka luar biasa. Faktor-faktor seperti ini juga yang membuat pemain masuk ke lapangan dengan kepala jernih, karena sudah tahu kekuatan dan kelemahan apa yang mereka hadapi.
Bagaimana dengan VAR (Video assistant referee)?
Wah, apa ini pertanyaan menjebak? Saya mendukung VAR karena mendukung terciptanya fair play. Memang masih ada komentar sana-sini, seperti yang terjadi pada laga Spanyol versus Iran. Kita harus sabar dalam menerima teknologi.
Editor: Abdul Haris