Sejarah Hari Ini: Gol Ajaib Filippo Inzaghi Antarkan AC Milan Juara Liga Champions Ketujuh

Reynaldi Hermawan ยท Sabtu, 23 Mei 2020 - 21:50 WIB
Sejarah Hari Ini: Gol Ajaib Filippo Inzaghi Antarkan AC Milan Juara Liga Champions Ketujuh

AC Milan juara Liga Champions Eropa 2006/2007 (foto: AC Milan)

ATHENA, iNews.id –  Hari ini, 13 tahun lalu, AC Milan meraih trofi Liga Champions ketujuh sepanjang sejarah klub. Filippo Inzaghi jadi pahlawan I Rossoneri berkat gol ajaibnya. 

Final Liga Champions 2006/2007 mempertemukan Liverpool versus AC Milan di Olympic Stadium, Athena, Yunani, pada 23 Mei 2007. 

Ini menjadi pertemuan kedua Milan dan Liverpool di final Liga Champions. Sebelumnya, pada final 2005 The Reds jadi juara setelah mengalahkan I Rossoneri lewat adu penalti setelah bermain imbang 3-3 hingga babak tambahan.

Final Liga Champions Eropa 2006/2007 antara AC Milan vs Liverpool di Athena (foto: UEFA)
Final Liga Champions Eropa 2006/2007 antara AC Milan vs Liverpool di Athena (foto: UEFA)

Milan berambisi membalas kekalahan, sedangkan Liverpool percaya diri bisa mengulang sukses dua tahun sebelumnya. 

Namun, situasinya jauh berbeda. Inzaghi membuat Milanisti bersorak jelang turun minum. Attaccante yang dijuluki Super Pippo itu mencetak gol yang tak biasa. 

Tendangan bebas Andrea Pirlo secara tak sengaja mengenai lengannya membuat si kulit bundar berubah arah dan membuat kiper Liverpool, Pepe Reina, mati langkah.

Di paruh kedua, Inzaghi kembali mengeluarkan magisnya delapan menit jelang waktu normal usai. Kali ini, mantan penggawa Juventus itu mencetak gol dari situasi favoritnya. 

Mendapat umpan terobosan dari Kaka, Inzaghi lolos dari jebakan offside. Dia kemudian melepaskan sepakan mendatar yang melewati lengan Reina kemudian mulus ke gawang Liverpool.

Filippo Inzaghi mencetak gol kedua ke gawang Liverpool di final Liga Champions 2006/2007 (foto: UEFA)
Filippo Inzaghi mencetak gol kedua ke gawang Liverpool di final Liga Champions 2006/2007 (foto: UEFA)

Liverpool yang saat itu dilatih Rafael Benitez berusaha mengejar ketertinggalan di sisa waktu yang ada. Mereka berhasil memperkecil kedudukan lewat tandukan Dirk Kuyt menit ke-89. 

Sayangnya, torehan pemain Belanda itu tak bisa menyelamatkan tim dari kekalahan. Milan menang 2-1 atas Liverpool, memastikan gelar juara sekaligus membalas kekalahan 2005 lalu. 

Ironisnya, setelah final tersebut prestasi Milan di kompetisi Eropa justru merosot tajam. Il Diavolo Rosso tak pernah sekalipun melaju sampai final sampai musim ini. Bahkan, mereka kerap gagal tampil di ajang Eropa dalam kurun waktu lima musim terakhir. 

Editor : Arif Budiwinarto