Shayne Pattynama Langsung Bicara Juara Setelah Resmi Berseragam Persija
Shayne menilai peluang Persija terbuka lebar. Menurut dia, konsistensi kemenangan menjadi kunci utama untuk mewujudkan ambisi tersebut.
“Target kami adalah memenangkan liga, memenangkan sebanyak mungkin pertandingan, dan menunjukkan Persija adalah klub yang pantas menjadi juara,” ucap dia.
Tekad tersebut datang dari pemain dengan latar belakang pengalaman panjang di luar negeri. Shayne tumbuh dari pembinaan Ajax Youth dan Utrecht Junior, dua akademi elite di Belanda yang membentuk karakter permainan disiplin dan agresif.
Karier profesionalnya dimulai bersama Telstar pada 2019–2021, lalu berlanjut ke Viking FK di Norwegia hingga 2024. Setelah itu, dia sempat membela KAS Eupen di Belgia sebelum memperkuat Buriram United pada 2025.
Bersama Buriram, Shayne tampil di Thai League, Thai FA Cup, dan AFC Champions League. Pengalaman tersebut memperkaya pemahaman dia terhadap tekanan kompetisi di level Asia.
Kontribusi Shayne bersama Timnas Indonesia juga memperkuat reputasinya. Dia mencatat sembilan penampilan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, dua laga uji coba internasional, serta satu pertandingan di Piala Asia.
Persija menilai kehadiran Shayne sebagai bagian penting dalam rencana tim. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan keyakinan klub terhadap dampak langsung sang pemain.
“Shayne adalah sosok dengan pengalaman yang kami butuhkan. Kehadirannya kami yakini akan memberi kontribusi nyata, baik dalam memperkuat kualitas permainan maupun kedalaman skuad. Kehadirannya menjadi bagian dari visi Persija untuk menghadirkan tim yang kompetitif, solid, dan siap menatap setiap tantangan musim ini dengan mental juara,” kata Prapanca.
Dengan pernyataan perdana penuh keyakinan, Shayne Pattynama langsung menempatkan ekspektasi tinggi. Persija kini memasuki putaran kedua dengan satu pesan jelas dari rekrutan barunya: target juara menjadi harga mati.
Editor: Reynaldi Hermawan