Shin Tae-yong Terancam Dipecat PSSI jika Tak Segera Datang ke Indonesia

Abdul Haris ยท Jumat, 19 Juni 2020 - 23:18 WIB
Shin Tae-yong Terancam Dipecat PSSI jika Tak Segera Datang ke Indonesia

Shin Tae-yong. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id – Hubungan PSSI dengan Manajer Pelatih Timnas Indonesia memanas. Kabar terkini, PSSI mengancam akan memecat arsitek asal Korea Selatan itu jika dia tak segera datang ke Indonesia untuk mempersiapkan Timnas.

PSSI ngotot ingin menggelar training camp (TC) Timnas di Jakarta. Shin diminta fokus mempersiapkan Timnas senior untuk menatap tiga laga kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala AFF 2020.

Dia juga bertanggung jawab mempersiapkan Timnas Indonesia U-19 untuk menghadapi Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan.

Namun, Shin menolak kembali ke Indonesia dengan alasan situasi pandemi Covid-19 masih mengancam. Dia meminta agar TC dilakukan di Korsel, tujuannya juga agar Timnas bisa mendapatkan lawan uji coba ideal di sana.

Selain itu, kepada media negaranya, Shin berkicau bahwa dirinya merasa dibohongi oleh PSSI. Menurutnya, visi dan misi federasi sepak bola Indonesia itu saat ini tak sesuai seperti saat kedua pihak melakukan pendekatan.

Situasi ini membuat PSSI langsung membentuk Satuan Tugas (Satgas) Timnas yang diketuai Syarif Bastaman dan bergerak di bawah kendali Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

“Kalau Shin Tae-yong tidak segera datang, ya kami akan evaluasi, mungkin dipecat,” kata Ketua Tim Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman, Jumat (19/6/2020).

Syarif juga menegaskan, PSSI sudah memberi tenggat waktu pekan depan kepadanya untuk segera tiba di Indonesia.

“Sejago siapapun dia, namanya (Sir Alex) Ferguson, jago, sudah terikat kontrak kalau dia tak datang, tak mau melatih. Ini bangsa besar bung,” ujarnya menegaskan.  

“Kami minta minggu depan dia datang ke Jakarta. Kami lihat dia datang atau tidak. Kalau tidak, ada kemungkinan dia diputus kontraknya karena tidak memenuhi kewajiban,” ucapnya.

Merespons celotehan Shin di media negaranya, Syarif menegaskan sikap tersebut tidaklah etis, dan membuat PSSI geram.

“Tentu saya tidak suka. Di zoom dengan Exco PSSI, dia tidak bicara seperti itu. Tidak ada penolakan ke Indonesia. Dia ketawa-ketawa,” ucap Syarif.

Editor : Abdul Haris