Singkirkan Bayern Munchen, PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions
Bayern terus menekan di babak kedua, tetapi kesulitan menembus pertahanan disiplin PSG. Gol hiburan akhirnya datang jelang laga usai melalui Harry Kane, meski tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Statistik mencatat Bayern sebenarnya dominan dalam pertemuan di Munich, dengan lima kemenangan dari tujuh laga terakhir melawan PSG. Mereka juga mengincar treble seperti pada 2013 dan 2020, namun ambisi itu harus pupus hanya karena selisih satu gol.
PSG vs Bayern 5-4 Bikin Heboh! Kompany Jujur ke Enrique Usai Laga
Musim ini juga mencetak rekor baru, dengan PSG dan Bayern menjadi dua tim paling produktif di Liga Champions, masing-masing mencetak 43 dan 42 gol. Ini menjadi pertama kalinya dua tim menembus 40 gol dalam satu musim, dipengaruhi format baru fase liga.
Sementara itu, Arsenal lebih dulu memastikan tempat di final setelah menang 1-0 atas Atlético Madrid dan unggul agregat 2-1 atas tim asuhan Diego Simeone.
PSG vs Bayern Munchen 5-4, Kompany Ungkap Kunci Taktik: Harus All Out!
PSG kini memburu sejarah sebagai tim kedua yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions secara beruntun, mengikuti jejak Real Madrid yang melakukannya dengan tiga gelar beruntun pada 2016 hingga 2018.
Editor: Reynaldi Hermawan