Soroti Rasisme Yakob Sayuri, Kementerian HAM Panggil PSSI dan I.League
Tidak hanya itu, I.League juga menjalin kolaborasi strategis bersama Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). Kerja sama ini bertujuan memperluas jangkauan edukasi kepada pemain, ofisial, suporter, dan seluruh pemangku kepentingan sepak bola nasional.
“Sepak bola seharusnya menjadi wadah perdamaian dan persaudaraan tanpa memandang suku, ras, maupun warna kulit. Kami mengapresiasi komitmen PSSI dan I.League dalam menjunjung nilai-nilai HAM dan berharap setiap pertandingan mencerminkan semangat tersebut. PSSI dan I.League diharapkan berada di garis depan dalam melawan rasisme dan bullying,” ujar Yos Nggarang, Staf Khusus Bidang Pemenuhan HAM Menteri HAM.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi KemenHAM yang menempatkan sepak bola sebagai ruang publik strategis dalam edukasi hak asasi manusia. Liga dan federasi dipandang memiliki peran penting dalam membentuk budaya sportivitas.
Ke depan, KemenHAM RI mengajak PSSI dan I.League memperkuat kampanye anti-rasisme dan anti-bullying dengan cakupan lebih luas serta pendekatan lebih mendalam. Sinergi lintas institusi ini diharapkan mampu menekan potensi pelanggaran serupa.
Langkah kolaboratif tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem sepak bola nasional yang inklusif, aman, serta menjunjung tinggi nilai keadilan bagi seluruh insan sepak bola Indonesia.
Editor: Abdul Haris