Target Piala Dunia Wanita 2035, MilkLife Soccer Challenge 2026/2027 Dibuka di Tangerang dan Semarang
Timo juga menyebut sejumlah kompetisi lanjutan ikut membentuk ekosistem sepak bola putri usia muda. Hydroplus Soccer League, Caffino Srikandi Merdeka Cup, dan turnamen internasional JSSL 7’s Singapore menjadi wadah dengan tantangan berbeda bagi para pemain. Kompetisi berjenjang tersebut diharapkan dapat menjadi kelanjutan pengalaman setelah pemain mengikuti MilkLife Soccer Challenge.
“Buat saya, di situlah nilai penting dari sebuah jalur pembinaan. Pemain tidak harus langsung menjadi sempurna, tetapi perlu ruang untuk terus belajar dan menghadapi tantangan baru. MLSC menjadi salah satu pengalaman penting untuk membangun fondasi, sebelum mereka mendapat kesempatan tampil di kompetisi berikutnya dengan level yang lebih tinggi. Dari proses ini, pemain bukan hanya berkembang sebagai pesepakbola, tetapi juga membangun karakter dan kesiapan untuk menghadapi perjalanan yang lebih panjang,” pungkasnya.
Dari Tangerang, SDN Pinang 3 merebut gelar juara KU 10 setelah menang melalui adu penalti 2-1 atas SDN Cipulir 03. Kedua tim bermain tanpa gol selama waktu normal. Kiper SDN Pinang 3, Shofiauliya Ferdian, kemudian tampil sebagai penentu setelah menggagalkan tiga tendangan lawan sekaligus menyumbangkan satu gol dalam drama adu penalti tersebut.
"Waktu adu penalti tadi aku cuma diminta pelatih untuk yakin dan fokus melihat arah bola. Alhamdulillah bisa dapat hasil maksimal dan yang pasti senang dan bangga juga bisa jadi juara satu," ucap Best Goalkeeper KU 10 MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2026 - 2027.
Pada KU 12, SDN Kunciran 8 menjadi juara setelah mengalahkan SDN Kunciran 4 B dengan skor 3-1. Revalia Safitri menjadi pemain paling menonjol dalam laga final setelah mencetak dua gol melalui tendangan jarak jauh. SDN Kunciran 4 B sempat memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas Raisa Putri Ferdyan. Gol ketiga SDN Kunciran 8 tercipta melalui gol bunuh diri Kiper SDN Kunciran 4 B, Shofie Salsabila.