Terancam Degradasi, Tottenham Hotspur Bisa Rugi Rp5,18 Triliun
Tottenham mencatat pendapatan 690 juta poundsterling (Rp15,69 triliun) pada tahun lalu menurut laporan UEFA European Club Finance and Investment Landscape. Angka tersebut menempatkan Spurs di posisi kesembilan klub dengan pendapatan terbesar di Eropa.
Jika terdegradasi, pendapatan klub diprediksi turun drastis. Analisis BBC Sport memperkirakan Tottenham bisa kehilangan hingga 261 juta poundsterling (Rp5,18 triliun).
Igor Tudor Sepakat Jadi Pelatih Tottenham Hotspur Gantikan Thomas Frank yang Dipecat
Salah satu sumber pendapatan terbesar Tottenham berasal dari penjualan tiket pertandingan. Musim lalu, klub London Utara tersebut memperoleh sekitar 130 juta poundsterling (Rp2,96 triliun), tertinggi kelima di Eropa.
Saat ini Tottenham mematok harga tiket rata-rata 76 poundsterling atau sekitar Rp1,72 juta per pertandingan kandang. Harga tersebut sulit dipertahankan jika Spurs harus bermain di Championship menghadapi klub-klub seperti Lincoln City.
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank usai Kalah 1-2 dari Newcastle
Pendapatan dari hak siar televisi juga akan merosot tajam. Tottenham tidak lagi menerima pembagian dana dari kontrak siaran Premier League yang bernilai sangat besar di pasar global.