Terpesona, Ruud Gullit Acungkan 2 Jempol untuk Bek Legendaris Italia Ini
AMSTERDAM, iNews.id - Legenda Timnas Belanda dan AC Milan Ruud Gullit terpesona dengan satu bek legendaris Italia. Sosok yang dimaksudnya adalah Paolo Maldini.
Keduanya pernah bekerja sama di I Rossoneri pada 1987 sampai 1994. Di sana mereka membuat Milan menjadi tim yang paling disegani di Benua Biru.
Segudang trofi berhasil mereka bawa pulang ke San Siro. Di antaranya tiga scudetto, dua Liga Champions dan satu Piala Super Eropa. Gullit paham betul bagaimana elegannya Maldini saat menggiring bola.
Menurutnya Maldini adalah seorang bek yang sangat lengkap. Sebab selain bertahan, dia jagu jago dalam membangun serangan.
Lionel Messi Bikin Rekan Setim di Argentina Menangis Seperti Bayi, Ini Kisahnya
"Tidak seperti bek sayap hebat lainnya. Dia bukan seperti bek yang bisa bertahan atau menyerang saja," kata Gullit dikutip dari Planet Football, Jumat (20/8/2021).
"Tapi dia bisa melakukan keduanya lebih baik daripada kebanyakan orang lain. Dia juga bek tengah yang luar biasa," ujarnya.
Raih Perak di Olimpiade Tokyo, Eko Yuli: Ada Rasa Senang dan Sedih
Bukan hanya jadi rekan setim. Gullit juga sempat menjadi lawan dari Maldini.
Buka-bukaan, Greysia Polii Sempat Diragukan Keluarga Bisa Raih Emas Olimpiade
Sebab setelah memperkuat Milan, pesepak bola yang terkenal dengan rambut gimbalnya itu pindah ke Klub Italia lainnya, Sampdoria pada 1993. Dia awalnya dipinjamkan lebih dulu sebelum akhirnya dipermanenkan.

Lifter Eko Yuli Masih Galau Gara-Gara Olimpiade Tokyo, Ini Penyebabnya
Sayangnya kariernya di sana tak sesukses di Milan. Gullit hanya bisa mempersembahkan satu trofi yakni Coppa Italia.
Setelahnya Gullit pindah ke Chelsea pada 1995. Tiga tahun kemudian dia memutuskan untuk gantung sepatu di Klub London Barat itu.
Editor: Reynaldi Hermawan