Thom Haye Masih Berstatus Pengangguran, Masa Depan di Timnas Indonesia Jadi Tanda Tanya
JAKARTA, iNews.id – Thom Haye menjadi satu-satunya pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang hingga kini belum memiliki klub baru. Di usia 30 tahun, statusnya sebagai gelandang yang bergengsi menjadi sorotan publik dan pencinta sepak bola.
Sementara rekan-rekannya seperti Jordi Amat, Rafael Struick, dan Shayne Pattynama telah mengamankan kontrak di klub-klub Asia dan Eropa, Haye justru masih berstatus bebas transfer. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai langkah kariernya selanjutnya.
Beberapa nama dari gelombang naturalisasi telah lebih dulu mendapatkan klub baru. Jordi Amat menandatangani kontrak dua tahun di Persija Jakarta, sedangkan Rafael Struick secara resmi berlabuh di Dewa United dengan durasi tiga tahun. Duo ini memilih Indonesia sebagai panggung karier mereka selanjutnya.
Sementara itu, Shayne Pattynama pindah ke Buriram United di Thailand dan tampil sebagai pilihan regu utama. Nathan Tjoe-A-On, yang dikenal sebagai pemain serba bisa, kini memperkuat Willem II di Eerste Divisie Belanda. Sedangkan Justin Hubner, eks Wolverhampton Wanderers, resmi bergabung dengan Fortuna Sittard di Eredivisie.
Sempat ada kabar Persija Jakarta akan mengontrak Thom Haye. Namun, rumor itu akhirnya memudar setelah klub lebih memilih mendatang gelandang Brasil Van Basty Sousa. Hingga hari ini, tak ada satu pun klub resmi menyatakan minat pada Haye.
Musim lalu, Haye termasuk pemain yang terlambat mendapatkan klub ketika Almere City merekrutnya. Namun, klub tersebut akhirnya degradasi ke kasta kedua Belanda dan menjadikan Haye kembali berstatus bebas transfer.
Beberapa penggemar berharap Haye kembali ke Belanda dan gabung ke klub seperti Fortuna Sittard, Groningen, atau NAC Breda. Meski ada ekspektasi, hingga kini belum ada laporan resmi dari klub-klub Eredivisie ataupun Eerste Divisie yang menyatakan tertarik menggunakan jasanya.
Situasi ini memunculkan pertanyaan kritis: Ke mana Thom Haye akan berlabuh? Dengan usia yang sudah menapaki 30 tahun dan persaingan ketat di lini tengah, Haye perlu segera mengambil keputusan untuk tetap relevan, terutama menjelang Kualifikasi Piala Asia U‑23 2026.
Usia bukan hanya persoalan angka, tapi soal kualitas dan peran dalam tim nasional. Bila tetap ingin bertahan di skuad Timnas Indonesia, Haye harus memilih klub yang menjamin menit bermain dan kontribusi di lini tengah.
Editor: Abdul Haris