Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Italia Berpeluang Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Ini Penjelasannya
Advertisement . Scroll to see content

Tim Pengganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Tak Harus dari Asia

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:41:00 WIB
Tim Pengganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Tak Harus dari Asia
Iran mundur dari Piala Dunia 2026 setelah konflik regional meningkat, memaksa FIFA mencari skenario pengganti untuk pertama kalinya. (Foto: newsweek)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.idTimnas Iran resmi mundur dari Piala Dunia 2026. Kondisi ini memaksa FIFA mencari opsi pengganti.

Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali menyatakan negaranya tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Turnamen tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada awal Juni.

Donyamali menyebut serangan udara pada 28 Februari oleh Amerika Serikat dan Israel menjadi alasan utama keputusan tersebut. Serangan itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan memicu konflik regional yang terus meningkat.

Pernyataan itu muncul hanya beberapa jam setelah Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat jaminan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Trump menyampaikan Iran tetap dipersilakan tampil dalam turnamen yang digelar di Amerika Serikat.

Sebelumnya FIFA telah memasukkan Iran, yang dikenal dengan sebutan Team Melli, dalam jadwal pertandingan pembuka mereka. Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni.

FIFA Punya Hak Tentukan Pengganti

Regulasi Piala Dunia memberi FIFA kewenangan penuh jika terjadi penarikan diri tim peserta. Pasal enam dalam aturan turnamen mengatur skenario tersebut, termasuk kemungkinan menunjuk negara pengganti atau tidak mengganti sama sekali.

Mantan Direktur Regulasi Sepak Bola FIFA James Kitching menjelaskan belum ada preseden modern terkait situasi seperti ini. Menurut dia, FIFA memiliki keleluasaan penuh dalam mengambil keputusan.

“Tidak ada preseden modern untuk ini dan, menurut regulasi turnamen FIFA sendiri, mereka memiliki keleluasaan penuh untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan jika sebuah tim menarik diri,” ujar Kitching kepada Reuters.

“Artinya, misalnya, tim yang menarik diri tidak harus digantikan oleh tim dari konfederasi yang sama, atau bahkan tidak diganti sama sekali. Apakah skenario tersebut dapat diterima secara politik adalah pertanyaan berbeda,” tambahnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut