Timnas Indonesia Dilarang Terpeleset, Kamboja Jadi Ujian Pertama Era John Herdman di Piala AFF 2026
“Secara taktis, kami melihat adanya perkembangan; tim ini semakin kompak, baik di dalam maupun di luar lapangan. Besok akan menjadi pertandingan kedua kami bersama-sama. Jadi, seperti yang saya katakan, kami melangkah perlahan tahap demi tahap,” kata Herdman dalam konferensi pers pralaga di Stadion Pakansari, Minggu (26/7/2026).
Pelatih asal Inggris itu ingin para pemain membangun kekuatan sebagai satu kesatuan. Kemenangan atas Kamboja diharapkan menjadi langkah pembuka untuk perjalanan panjang Indonesia di Piala AFF 2026.
“Ini tentang bagaimana kami menjadi lebih kuat bersama dan melangkah untuk pertama kalinya dalam turnamen ini, langkah yang kami harap akan menjadi awal dari banyak langkah selanjutnya,” ucap dia.
Herdman juga sudah mempelajari permainan Kamboja saat menghadapi Singapura. Menurut dia, tim lawan memiliki organisasi permainan dan disiplin yang dapat menyulitkan Indonesia. Karena itu, Skuad Garuda tidak boleh meremehkan pertandingan pertama.
“Kamboja adalah tim yang terorganisasi dan sangat disiplin. Mereka akan menjadi lawan yang sulit. Namun, fokus kami tetap pada Timnas Indonesia, identitas permainan kami, koneksi, chemistry, dan semangat tim,” ujar Herdman.
Herdman tetap memburu kemenangan, tetapi dia juga mempertimbangkan kondisi fisik pemain. Turnamen berlangsung ketika sebagian besar pemain masih berada dalam periode pramusim bersama klub masing-masing.
“Ini adalah proses, langkah demi langkah. Kami ingin menang, tetapi bukan dengan mengorbankan keamanan dan keselamatan pemain. Kami juga harus menghormati klub yang telah melepas para pemain,” kata dia.
Editor: Abdul Haris