Timnas Indonesia Turunkan Skuad Terkuat di FIFA ASEAN 2026, Jay Idzes hingga Maarten Paes Siap Tampil
“Kan memang masing-masing pelatih punya targetnya masing-masing dan pasti Kemenpora, PSSI akan mendukung target yang dilakukan dari masing-masing kepelatihan. Kita melihat yang unik dari FIFA ASEAN ini dimasukkan menjadi kalender FIFA Matchday yang digabungkan di bulan September dan Oktober. Kalau melihat seperti ini pasti kan semua pemain terbaik Indonesia bisa hadir dan kita harapkan prestasinya bisa maksimal,” ujar Erick Thohir.
Dia menegaskan, kondisi berbeda bisa terjadi jika turnamen digelar di luar kalender FIFA. Klub-klub yang menaungi pemain Timnas Indonesia memiliki kewenangan untuk tidak melepas pemainnya.
“Khususnya untuk FIFA ASEAN, karena ini di kalender FIFA, kita bisa memberikan tim terbaik yang kita punya. Karena kalau di luar kalender FIFA, ya kita harus mengerti, tidak mudah bagi klub-klub memberikan keleluasaannya untuk bergabung,” kata Erick.
Selain peluang menghadirkan pemain terbaik, status tuan rumah juga menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia. Dukungan suporter serta kesempatan bermain di depan publik sendiri dinilai bisa membantu perkembangan tim.
Erick menyebut pengalaman menghadapi lawan berkualitas menjadi bagian penting dalam peningkatan performa Timnas Indonesia. Dia mencontohkan pertandingan melawan Bulgaria dan Argentina sebagai bagian dari upaya menghadapi kompetisi dengan level lebih tinggi.
“Menjadi tuan rumah itu juga bagian kita membangun kesempatan tim kita untuk mendapatkan pertandingan-pertandingan terbaik. Seperti contoh kemarin, tim nasional kita bertanding dengan Bulgaria, enggak mudah. Terakhir tim nasional kita bertanding dengan Argentina. Hal-hal seperti ini yang tentu kita dorong supaya peningkatan dari tim nasional bisa terlihat,” ujar Erick.
Dengan dukungan kalender FIFA Matchday dan status tuan rumah, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi peluang bagi Timnas Indonesia untuk tampil kompetitif sekaligus membangun kekuatan menuju level internasional yang lebih tinggi.
Editor: Abdul Haris