Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terbongkar! Ini 3 Pemain yang Diidolakan Cristiano Ronaldo saat Bocah, Bukan dari Portugal
Advertisement . Scroll to see content

Tragedi Maradona: Pengadilan Bongkar Dugaan Malapraktik di Hari-Hari Terakhir Sang Legenda

Rabu, 15 April 2026 - 19:00:00 WIB
Tragedi Maradona: Pengadilan Bongkar Dugaan Malapraktik di Hari-Hari Terakhir Sang Legenda
Sidang ulang kematian Diego Maradona kembali memanas dengan tuduhan kelalaian medis, dugaan “rumah horor”, dan pernyataan keras jaksa di pengadilan Argentina. (Foto: The Sun)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sidang kematian Diego Maradona kembali mengguncang publik setelah para dokter yang menangani sang legenda dituduh lalai dan meninggalkannya dalam kondisi kritis hingga meninggal dunia.

Jaksa penuntut menyebut para terdakwa sebagai “kelompok amatir” yang mengabaikan berbagai tanda bahaya sebelum Maradona meninggal pada 2020.

Pengacara keluarga, Fernando Burlando, yang mewakili Dalma dan Gianinna Maradona, menyampaikan pernyataan keras di ruang sidang dengan menyebut sang legenda “dibunuh”.

Kasus ini kembali dibuka lewat persidangan ulang di San Isidro, dekat Buenos Aires, dengan hampir 100 saksi dijadwalkan memberi kesaksian terkait kematian mantan bintang Piala Dunia 1986 tersebut.

Maradona meninggal pada usia 60 tahun akibat serangan jantung saat dalam masa pemulihan usai operasi pengangkatan bekuan darah di otak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut