Tutup Panci Jadi Raket, Gloria Widjaja Ungkap Awal Perjalanan Jadi Pebulutangkis Profesional
“Seminggu bisa tiga kali atau dua kali untuk awal-awal. Tambah lama seminggu kali kan, selebihnya pagi sekolah. Pagi sekolah, siang ke sore atau sore ke malam aku latihan,” ujar Gloria.
Kemampuan Gloria terus berkembang. Dia mulai mengikuti berbagai pertandingan dari level klub hingga kompetisi lokal di sekitar tempat tinggalnya di Bekasi.
“Antarnasional, antarklub, antarRT, RW, semua gua jabanin,” kata Gloria sambil bercanda.
Perjalanan panjang itu kemudian membuka peluang bagi Gloria untuk bergabung dengan PB Djarum. Saat itu, dia sempat memainkan berbagai nomor, mulai dari tunggal, ganda, hingga ganda campuran.
Namun, kesempatan bermain nomor tunggal di Kudus tidak bisa dijalani Gloria. Dia kemudian mendapat tawaran bergabung dengan PB Djarum Jakarta dan fokus bermain di nomor ganda.
Dari permainan sederhana menggunakan tutup panci di depan rumah, Gloria akhirnya mampu menapaki perjalanan sebagai atlet bulu tangkis profesional. Dia pun berpesan kepada mahasiswa untuk tidak meremehkan langkah kecil dalam mengejar impian.
Menurut Gloria, perjalanan besar dapat dimulai dari sesuatu yang sederhana selama seseorang mau mencoba, konsisten, dan menjalani setiap proses.
Editor: Abdul Haris