Usai Pecat Ruben Amorim, MU Siap CLBK dengan Sang Mantan
Sikap Solskjaer sejalan dengan pernyataannya pada 2024. Saat berbicara di Oslo Business Forum di hadapan sekitar 3.000 peserta, dia menanggapi peluang kembali ke MU di tengah tekanan terhadap Erik ten Hag.
“Jika keluarga meminta, kamu menjawab ya setiap hari. Rasanya tidak pantas membicarakan pekerjaan orang lain. Tapi jawaban saya ya,” ucap Solskjaer, dikutip dari media Norwegia VG.
Selama menangani MU, Solskjaer memimpin 168 pertandingan dengan persentase kemenangan 54 persen. Catatan tersebut masih menjadi bahan pertimbangan internal klub.
Mantan bek MU Gary Neville ikut angkat suara. Dia menilai MU harus menunjuk pelatih yang selaras dengan identitas permainan klub.
“Manchester United harus berani mengambil risiko dan memainkan sepak bola agresif serta menyerang. MU harus menunjuk manajer yang cocok dengan DNA klub,” kata Neville.
“Ajax tidak pernah berubah untuk siapa pun, Barcelona juga tidak. MU juga seharusnya tidak berubah. Mereka harus bermain dengan cara mereka sendiri,” lanjutnya.
Neville menegaskan, “Intinya mencari manajer berpengalaman yang mau memainkan sepak bola cepat, menghibur, agresif, dan menyerang.”
Editor: Abdul Haris