Xavi Hernandez Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda, Bawa Misi Besar Menuju Piala Dunia 2030
“Sebagai seseorang yang mendapat pendidikan di akademi FC Barcelona, dengan pengaruh kuat dari Johan Cruyff dan Rinus Michels, saya merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda. Bisa dikatakan saya adalah sedikit anak dari sepak bola Belanda,” tuturnya.
Xavi terakhir kali menangani klub pada 2024 setelah meninggalkan Barcelona. Dia mulai melatih klub asal Catalunya tersebut pada November 2021, menggantikan Ronald Koeman, setelah sebelumnya menjalani karier kepelatihan bersama klub Qatar, Al Sadd.
Selama menangani Barcelona, Xavi berhasil membawa klub tersebut meraih gelar La Liga pada 2023. Kini, dia mendapat tantangan baru untuk menerapkan pendekatan sepak bola menyerang bersama Timnas Belanda.
Xavi mengaku tertarik dengan budaya sepak bola Belanda yang memiliki karakter permainan menyerang dan mengutamakan penguasaan bola.
“Belanda memiliki budaya sepak bola yang kaya dan visi yang jelas yang juga sangat menarik bagi saya: sepak bola menyerang, berdasarkan penguasaan bola, dengan kreativitas, semangat, dan keyakinan,” katanya.