Boy William Takjub dengan Performa Hyper Carry Red Tigers saat Bantai Blue Rhinos

iNews.id ยท Minggu, 13 September 2020 - 06:15 WIB
Boy William Takjub dengan Performa Hyper Carry Red Tigers saat Bantai Blue Rhinos

Boy William takjub dengan performa Hyper Carry Red Tigers saat membantai Blue Rhinos dalam ajang Esports Star Indonesia di GTV. (Foto: GTV)

JAKARTA, iNews.id - Ucapan antusias diungkapkan host Boy William saat ngobrol dengan KeanKira, salah satu calon bintang esports asal Bogor dari team Red Tigers dalam Esports Star Indonesia di GTV. Kekaguman Boy William sangat beralasan.

Kombinasi strategi Hyper Carry dari Coach Emperor dan Coach Nyoong dan support tanpa cela dari Yan (Palembang), Fate (Jakarta), Ichilla (Sukabumi) dan OG (Jakarta), membuat Keankira di match debutnya membawa kemenangan bagi Red Tigers.

“..That was a good game! Keren banget tadi mainnya kalian. Gimana perasaan lo pas tadi ngebantai team Blue Rhinos? Atau sudah tahu mereka itu easy game?” kata Boy William.

Ini praktis membuat team Blue Rhinos yang terdiri dari Kiky (Tangerang), Maraville (Pekanbaru), Vinss (Jakarta), Aeden (Cimahi) dan Zekken (Jakarta) kembali menengak pil pahit kekalahan untuk kedua kali berturut – turut. Kekalahan beruntun ini langsung menyulut emosi Coach Marsha.

“Kalian itu sampah tahu enggak,” ujarnya keras.

“Kamu, Zekken, as a captain yang saya pilih, kenapa kamu ngecewain saya” kata Coach Marsha.

Meskipun dipercaya sebagai Kapten, performa Zekken asal Jakarta, menurut Coach Marsha jauh di bawah ekspektasinya. Peran sebagai support, Zekken dinilai asyik main sendiri mengabaikan kepentingan team dan tidak acuh saat bermain.

“Ingat ya, peran lo itu support. Lo itu babu team. ..harusnya lo itu ngikutin tank lo, atau core lo. Enggak ada komunikasi, malah asyik main sendirian” ujar Coach Marsha kepada Zekken

Saat ditanya tentang performa Blue Rhinos di match kedua kali ini, Coach Marsha mengakui performa Blue Rhinos sangat berbeda dengan perkiraan. Begitu pula dengan strategi yang tadinya sudah disepakati bersama.

“Mengecewakan banget. Padahal di early game, dari keempat temennya itu bisa bawa ke arah kemenangan. Tapi, tanknya ini tetep aja enggak mau open map. Mainnya di belakang. Helcurt-nya selalu main sendirian. Kaya enggak dibantu sama sekali, kaya empat lawan 5. Bener-bener parah,” kata Coach Marsha dengan nada penuh kekecewaan.

Di dalam game Mobile Legends, kerja sama dan chemistry di dalam team sangat penting. Maka ketika salah satu anggota team tidak melaksanakan fungsinya dengan baik, sudah jelas akan sangat berdampak besar kepada performa team.

Sudah dua kali kekalahan berturut-turut ditelan Blue Rhinos, strategi besar apa yang dipersiapkan Coach Marsha dan Coach Wizzking di match selanjutnya? Atau justru sebaliknya, akankah Red Tigers mampu mempertahankan kemenangan beruntun mereka? Saksikan Esports Star Indonesia setiap Sabtu pukul 19.00 WIB hanya di GTV!

Editor : Dani Dahwilani