Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Cari Nafkah ke Uni Emirat, Warga Bangladesh Tewas Tertimpa Puing-Puing Drone
Advertisement . Scroll to see content

Drone Ini Bakal Digunakan untuk Mendeteksi Virus Korona

Senin, 24 Februari 2020 - 11:10:00 WIB
Drone Ini Bakal Digunakan untuk Mendeteksi Virus Korona
Ilustrasi drone terbang (Foto: Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON D.C, iNews.id - Pesawat tak berawak atau akrab disapa drone terlihat di Museum Dirgantara dan Luar Angkasa Smithsonian yang terletak. Drone itu adalah quadcopter yang disebut Draganflyer X4-ES.

Draganflayer X4-ES dibuat oleh perusahaan bernama Draganfly, yang memperkenalkan salah satu kit drone komersial pertama pada 1999. Namun, bukan itu alasan menarik Draganflyer X4-ES ada di Smithsonian.

Pada Mei 203, Draganflayer X4-ES mencetak sejarah di Saskatchewan, Kanada. Pesawat tak berawak itu berhasil menjadi drone pertama di dunia untuk menyelamatkan kehidupan manusia.

"Organisasi pencari dan penyelamatan menggunakan salah satu drone kami, yang kami lengkapi dengan kamera termal. Mereka mencari korban kecelakaan mobil. Setelah sehari tidak menemukannyadia, mereka dapat menemukan orang tersebut di daerah berhutan menggunakan thermal signature kami," kata CEO dan Chairman of Draganfly Cameron Chell.

Draganfly terus menggunakan drone-nya untuk aplikasi yang berpotensi menyelamatkan jiwa. Tidak lama lagi, Draganflayer mungkin akan digunakan sebagai upaya menghentikan penyebaran virus korona, sebagaimana dikutip dari Digital Trends, Senin (24/2/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut