Fokus ke Rift, Facebook Hentikan Penjualan Oculus Go

Dini Listiyani ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 18:07 WIB
Fokus ke Rift, Facebook Hentikan Penjualan Oculus Go

Oculus Go (Foto: Oculus)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Headset virtual entry-level Oculus masa hidupnya tinggal sebentar lagi. Facebook menghentikan penjualan Oculus Go tahun ini untuk meningkatkan headset position-tracking seperti Quest dan Rift.

"Kami akan mengakhiri penjualan headset Oculus Go tahun ini karena kami menggandakan peningkatan penawaran kami untuk platform VR Quest dan Rift," kata perusahaan dalam pernyataan yang dilaporkan Live Mint, Rabu (24/6/2020).

Perusahaan akan terus mendukung pemilik headset Oculus Go yang ada dan mereka masih dapat menggunakannya setelah penjualan Oculus Go dihentikan. "Kami juga akan terus memelihara sistem software dengan perbaikan bug dan patch keamanan hingga 2022," kata Facebook.

Kendati demikian, Facebook mengklaim tidak akan menyediakan fitur baru untuk Go. Facebook juga mengklaim, mereka akan berhenti mengambil aplikasi Oculus baru ke Store usai 18 Desember," ujar Facebook.

Di sisi lain, pengembangan Quest akan mendapatkan cara baru untuk mendistribusikan aplikasi pada 2021. Cara ini akan memungkinkan pengembang membagikan aplikasi untuk siapa saja yang memiliki Quest tanpa harus diterima di Oculus Store dan melakukan sideloading.

Awal Maret, Facebook mengungkapkan Oculus Rift versi baru, Rift S, menambahkan tampilan resolusi lebih tinggi dan desain baru. Model baru mulai dijual seharga 399 dolar AS dan juga memainkan game yang sama dengan Rift original.

Rift versi baru ini juga menambahkan sensor yang tertanam bukannya kamera eksternal untuk pelacakan. Model sebelumnya, yang dibanderol 349 dolar AS memerlukan berbagai sensor eksternal agar headset dapat memahami lingkungan pengguna. Bagaimana pun Rift S memerlukan koneksi PC untuk memberi daya pada grafis beresolusi tinggi, tidak seperti Quest nirkabel.

Editor : Dini Listiyani