Gim dengan Karakter Superhero Lokal Siap Ramaikan Jagat Maya

Diaz Abraham ยท Jumat, 13 September 2019 - 21:15 WIB
Gim dengan Karakter Superhero Lokal Siap Ramaikan Jagat Maya

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (Foto: iNews.id/Diaz Abraham)

JAKARTA, iNews.id - Saat ini masyarakat di seluruh dunia tengah menggandrungi gim mobile, kecenderungan ini juga berimbas pada masyarakat Indonesia. Gim seakan jadi saluran baru untuk berinteraksi, selain menyalurkan hobi dan sebagai pelepas penat.

Beberapa gim mobile yang sering dimainkan, yakni PUBG, Dota 2, dan Mobile Legends: Bang Bang. Sayangnya, ketiga gim ini bukanlah produk dalam negeri, padahal potensi pengembangan sektor tersebut sangatlah besar.

Namun ketika menghadiri acara IDBYTE ESPORT 2019, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, saat ini ada gim lokal yang sedang dikembangkan. Permainan ini berbeda dibanding tiga gim sebelumnya karena mengangkat kearifan lokal.

“Akan ada game lokal yang karakter Indonesia, hero Indonesia seperti gatotkaca, saya sebut aja sekarang. Kalau tidak dibuat, kita hanya main gim seperti PUBG, Dota 2, dan mobile legends: Bang Bang yang kaya gitu saja,” katanya ketika ditanyai wartawan seusai pembukaan IDBYTE ESPORT 2019 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (13/9/2019).

Masyarakat yang ingin memainkannya harus bersabar. Dia menyebut bila gim ini akan diluncurkan pertengahan 2020. Karena sampai saat ini, gim tersebut masih dalam tahap beta tes.

Ketika disinggung mengenai perkembangan esport di Indonesia, dia mengaku bila pemerintah terus menaruh perhatian lebih terhadap sektor ini. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kampanye selalu mengangkat masalah tersebut.

“Pemerintah fokus kembangkan infrastruktur agar industri esport bisa berkembang. Esport ini dalam konteks developing games menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi digital,” katanya.

Gaung esport di Indonesia sangat besar. Menurut data yang dikeluarkan oleh Newzoo, tercatat ada 43,7 juta gamers di Indonesia. Setengah di antaranya atau sekitar 55 persennya rela merogoh kocek untuk kepentingan game.

Angka ini diprediksi bakal terus meningkat, karena setiap tahun pertumbuhan pegiat esport di dalam negeri mencapai 38,2 persen. Hal ini menjadi modal tersendiri untuk mengembangkan industri tersebut demi kepentingan bangsa.


Editor : Tuty Ocktaviany