Huawei Garap Solusi agar Pengguna Mate 30 Series Dapat Install Aplikasi Google

Dini Listiyani ยท Rabu, 11 September 2019 - 22:34 WIB
Huawei Garap Solusi agar Pengguna Mate 30 Series Dapat Install Aplikasi Google

Huawei Mate 30 series. (Foto: Phonearena)

BEIJING, iNews.id - Huawei Mate 30 series digadang-gadang tidak akan membawa layanan Google berlisensi saat diluncurkan. Menyiasati itu, raksasa teknologi asal China ini mempunyai solusi tersendiri.

Pada awalnya, Huawei dianggap akan menggantikan Google Play versi Android dengan kreasinya sendiri. Bulan lalu, Huawei memperkenalkan HarmonyOS, tapi OS ini tidak akan digunakan pada Mate 30 series.

Bahkan, baru-baru ini MyDriver melaporkan pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfein mengaku perusahaan belum mempertimbangkan bagaimana acara agar HarmonyOS dapat berjalan di ponsel. Ren menunjukkan membangun ekosistem berbasis ponsel untuk HarmonyOS akan membutuhkan waktu.

Sementara itu, di event IFA di Berlin Head of Huawei Consumer Group Richard Yu mengatakan, meskipun HarmonyOS dapat digunakan di ponsel, itu bukan prioritas bagi perusahaan. Tapi, raksasa teknologi asal China ini harus tetap membuat pengganti untuk Google Play Android dan aplikasi inti Google.

Pekan lalu muncul laporan, ProtonMail dapat memasukkan aplikasi E-mail terenkripsi ke AppGallery Huawei. Sedangkan untuk mengganti Android, selalu ada versi open-source dari sistem operasi yang mirip dengan apa yang digunakan Amazon untuk Fire Tablets.

Dikutip dari Phone Arena, Rabu (11/9/2019), Yu mencatat, Huawei sedang mengerjakan solusi yang dapat memungkinkan aplikasi Google diinstal pada versi open-source Android. Selain Mate 30 series, sebuah laporan baru juga mencatat Mate X juga berada dalam kesulitan yang sama.

Dengan dua rilis utama untuk paruh kedua tahun ini tidak dapat menggunakan Google versi berlinsensi dan aplikasi Android inti, penjualan di luar China diprediksi akan terpengaruh. Tahun lalu, Huawei mengirim 206 juta handset dengan presentase 50-50 antara domestik dan asing.

Perusahaan riset IHS Markit percaya, Huawei akan mengirimkan 88 juta handset keluar China tahun ini, turun 13-15 juta dari tahun sebelumnya. Yu mengatakan, sebelum larangan Amerika Serikat Huawei berharap dapat mengirimkan 300 juta ponsel pada 2019.


Editor : Tuty Ocktaviany