Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jari Kelingking Bengkok gegara Main HP? Dokter Tirta Bongkar Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Kelamaan Main HP Bisa Picu Migrain hingga Jari Bengkok, Ini Penyebabnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:46:00 WIB
Kelamaan Main HP Bisa Picu Migrain hingga Jari Bengkok, Ini Penyebabnya
Posisi tubuh yang terlalu membungkuk dan leher menunduk saat main HP dapat memicu ketegangan otot di area leher hingga kepala. (Foto: Ilustras/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Berlama-lama main HP, scrolling media sosial kini menjadi gaya hidup masyarakat modern. Namun, kebiasaan tersebut bisa berdampak pada kesehatan jika dilakukan dengan postur tubuh yang salah.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi mengungkap dampak penggunaan gawai dalam durasi lama. Menurut dia, posisi tubuh yang terlalu membungkuk dan leher menunduk saat menatap layar dapat memicu ketegangan otot di area leher hingga kepala.

Dalam unggahan video di akun Instagram miliknya, dr Tirta memperagakan posisi tubuh yang ideal saat menggunakan HP Dia menyebut posisi tulang belakang sebaiknya tetap netral agar tidak memberikan beban berlebih pada otot.

"Orang kalau main HP tuh pasti tak berusaha kayak gini (postur punggung dan kepala tegap tidak terlalu menunduk). Karena biar postur spine-nya netral, tapi kalau orang biasa, gini kan? (Badan condong ke depan dan kepala atau leher terlalu menunduk). Sret, terus dia ngeluh, 'Kok aku migren ya?' lah rang kamu main HP kayak gini, tension-lah! Sternocleidomastoid, SCM-nya nih, otot gede di sini, tension-lah,” ujar dr Tirta, dikutip Selasa (11/8/2026).

Ketegangan otot tersebut dapat membuat area leher dan kepala terasa tidak nyaman. Kebiasaan menunduk dalam waktu lama juga membuat otot harus bekerja lebih keras untuk menopang posisi kepala.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut