Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wow! Elon Musk Janji Bagikan Saham SpaceX untuk Setiap Anak di AS, Nilainya Rp189 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

AI Bikin Belajar Lebih Cepat, tapi 91 Persen Pelajar Khawatir Kurang Paham

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:18:00 WIB
AI Bikin Belajar Lebih Cepat, tapi 91 Persen Pelajar Khawatir Kurang Paham
Sebanyak 91 persen pelajar khawatir penggunaan kecerdasan buatan (AI) membuat mereka kurang memahami materi secara mendalam. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Chief Commercial Officer HP sekaligus Ketua HP Futures, David McQuarrie menilai perkembangan AI menuntut sistem pendidikan untuk memperkuat kemampuan yang tetap relevan di tengah perubahan teknologi.

“Sistem pendidikan perlu berbuat lebih banyak untuk membantu pelajar mengembangkan, menunjukkan, dan terus mengasah kemampuan yang tetap bernilai, apa pun arah perkembangan teknologi,” ujar David dalam keterangan pers Selasa (20/10/2026).

Survei tersebut juga memetakan keterampilan yang dinilai penting oleh pelajar Indonesia untuk menghadapi pasar kerja masa depan. Kreativitas menempati posisi teratas dengan 67 persen, disusul kemampuan berpikir kritis sebesar 63 persen, serta komunikasi dan kolaborasi sebesar 58 persen.

Sementara itu, literasi AI dan digital berada di posisi kelima dengan 40 persen. Hasil ini menunjukkan pelajar tidak hanya memandang penguasaan teknologi sebagai bekal masa depan, tetapi juga menempatkan kemampuan berpikir dan berinteraksi sebagai keterampilan penting.

Temuan tersebut menjadi perhatian di tengah semakin luasnya pemanfaatan AI untuk mencari informasi, merangkum materi, dan membantu menyelesaikan tugas. Kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan keterampilan mengevaluasi informasi, memahami konsep, serta menghasilkan pemikiran sendiri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut