AI Mulai Dimanfaatkan Ribuan UMKM Indonesia, Hasilnya Jadi Dasar Penyusunan Kebijakan!
"Kebijakan sehebat apa pun di atas kertas tidak akan bermakna jika gagal menjawab tantangan keseharian UMKM. Karena itu, forum ini hadir untuk memastikan arah kebijakan dirumuskan berdasarkan pengalaman para pelaku usaha," ujarnya.
Senada, Project Manager AIM ASEAN dari ASEAN Foundation, Eci Ernawati, mengatakan keberhasilan transformasi digital bukan diukur dari secanggih apa teknologi yang digunakan, tetapi dari seberapa besar manfaatnya bagi UMKM.
Menurutnya, AI harus menjadi teknologi yang mudah dipahami dan diterapkan sehingga mampu membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, memperluas bisnis, hingga naik kelas.
Pandangan tersebut juga mendapat dukungan dari Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala. Dia menilai AI seharusnya menjadi alat untuk memperluas kesempatan pelaku usaha kecil, bukan hanya memberikan keuntungan bagi perusahaan besar.
"AI bukan sekadar lompatan teknologi, melainkan alat strategis untuk mempersempit kesenjangan produktivitas. Teknologi ini tidak boleh menjadi privilese segelintir pelaku besar, tetapi harus memperluas daya saing jutaan UMKM Indonesia," katanya.